Setelah keracunan makanan, seseorang harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu. Pertolongan pertama dapat dilakukan melalui pengobatan umum seperti pengaturan pola makan, obat-obatan seperti apomorphine untuk mendorong muntah, cuci lambung dan enema.
1. Perawatan umum: pasien harus makan makanan yang ringan dan mudah dicerna, hindari makanan yang pedas dan merangsang, makanan dingin dan berminyak. Pasien dengan muntah dan diare yang parah harus direhidrasi untuk menghindari gangguan elektrolit air.
2. Memicu muntah: obat muntah seperti apomorphine dapat digunakan untuk mengeluarkan makanan beracun melalui muntah. Muntah yang diinduksi sendiri harus dihindari. Selain itu, pasien dapat minum banyak air untuk mengurangi penyerapan racun oleh tubuh.
3. Bilas lambung dan enema: makanan beracun yang tersisa di saluran pencernaan dapat dikeluarkan dengan bilas lambung dan enema.
Untuk menghindari keracunan makanan, Anda harus memperhatikan pola makan rutin Anda untuk menghindari asupan makanan yang sudah kadaluarsa atau berjamur. Setelah keracunan makanan terdeteksi, selain menolong diri sendiri, Anda harus pergi ke rumah sakit tepat waktu dan mengikuti instruksi dokter untuk perawatan untuk menghindari situasi yang mengancam jiwa.