Timbal dalam darah harus segera diperiksa ulang, dan jika kadar timbal dalam darah sekunder tinggi, keracunan timbal dapat didiagnosis berdasarkan hasil tes yang ada. Prinsip pengobatan keracunan timbal: pertama, untuk mengetahui sumber paparan timbal, yaitu penyebab keracunan timbal, dan melakukan intervensi lingkungan atau perilaku yang ditargetkan, yang merupakan yang paling penting; kedua, untuk melakukan perawatan non-farmakologis, seperti multivitamin, asam amino, sediaan elemen jejak, dll.; perawatan pengobatan tradisional Tiongkok (TCM) memiliki efek yang sangat baik dan dapat digunakan sebagai pilihan. Pemeriksaan kadar timbal dalam darah secara teratur (setengah bulan hingga satu bulan) diperlukan untuk memahami efek pengobatan.