Mitos 1: Kacamata rabun bisa dipakai tanpa kacamata Anak-anak berada dalam periode kritis perkembangan visual, dan hal yang paling penting untuk memastikan penglihatan yang lengkap dan baik adalah, bahwa kedua mata dapat melihat gambar retina yang jelas pada saat yang sama. Jika miopi tidak dikoreksi tepat waktu, gambar retina kabur jangka panjang akan, di satu sisi, menyebabkan pemanjangan sumbu mata lebih lanjut, meningkatkan miopi, dan bahkan menyebabkan ambliopi dan strabismus; di sisi lain, hal ini juga akan memengaruhi perkembangan psikologis anak, yang terwujud dalam bentuk berkurangnya minat terhadap hal-hal baru di luar, mempersempit ruang lingkup kehidupan, dan dalam kasus yang parah, memengaruhi perkembangan intelektual. Mitos 2: Memiliki kacamata dengan resep rendah adalah baik. Koreksi lengkap miopia adalah untuk memperbaiki miopia menjadi ortopopia, untuk mengembalikan hubungan normal yang melekat antara penyesuaian dan pengumpulan. Jika Anda memakai kacamata koreksi rendah untuk waktu yang lama, mata Anda tidak perlu menyesuaikan atau menggunakan lebih sedikit penyesuaian saat melihat benda-benda dekat, dan untuk mempertahankan binokularitas, sumbu visual kedua mata harus dirakit, sehingga hubungan antara penyesuaian dan perakitan akan terganggu. Jika regulasi dibawa lebih dekat ke koleksi, regulasi yang berlebihan dihasilkan, sehingga menyebabkan kejang otot siliaris, yang secara artifisial meningkatkan miopia; di sisi lain, koleksi dibawa lebih dekat ke regulasi, yaitu pengembangan koleksi rendah, yang menghasilkan ketidakseimbangan dalam kekuatan otot otot ekstraokular, dan ketika ketidakseimbangan kekuatan otot tidak dapat dipertahankan, fungsi visual kedua mata akan terganggu, dan hanya satu mata yang akan melihat sesuatu, sementara mata yang lain akan condong ke luar, menjadi eksotropia bergantian sementara. Dokter mata akan memberikan resep dalam jumlah yang wajar kepada anak berdasarkan fungsi penglihatan anak, jadi orang tua tidak boleh ikut campur secara membabi buta. Mitos 3: “Pengobatan miopi” bukannya koreksi kacamata Berbagai perangkat dan terapi “pengobatan miopi” (pijat, akupunktur, dll.) terus bermunculan di pasaran. Dari sudut pandang ilmiah, perawatan ini dapat membantu meredakan ketegangan mata dan memulihkan penglihatan pada kasus miopi semu, tetapi tidak membantu dalam kasus miopi sejati. Hingga saat ini, cara paling efektif untuk mengoreksi miopi tetaplah koreksi optik – memakai kacamata yang sesuai.