Bagaimana pasien kanker menjaga pola makan mereka selama radioterapi?

Radioterapi adalah pedang bermata dua, yang dapat membunuh sel tumor, tetapi pada saat yang sama juga akan membunuh jaringan dan sel normal. Memperhatikan penyesuaian pola makan selama radioterapi memiliki peran tertentu dalam hal efek dan efek samping radioterapi. Saat memilih makanan dengan efek anti kanker dalam periode dan kondisi yang berbeda, hal-hal berikut harus diperhatikan. Pada tahap awal radioterapi, disarankan untuk memilih produk yang menyehatkan yin dan meningkatkan produksi cairan, membersihkan panas dan mendinginkan darah, seperti kura-kura, sotong, kerang, loach, tiram, bebek, bayam, kubis, seledri, bayam, krokot, tauge, rebung, labu pahit, terong, mentimun, semangka, semangka, pir, jeruk mandarin, kesemek, kacang hijau, kacang adzuki, loofah, jamur, bunga bakung, biji teratai, jujube, kembang kol, kentang, ubi cina, almond, anggur, persik, ara, madu mentah, dan sebagainya. Madu, dll. Bagi mereka yang menderita panas dan cedera yin, lebih baik makan lebih banyak dingin dan menyehatkan yin, dan produk manis dan dingin untuk meningkatkan produksi cairan, seperti pir salju, kastanye air, akar teratai segar, semangka, kacang hijau, semangka, tebu, bunga bakung, melon musim dingin, dan sebagainya. Bagi mereka yang menderita kelembaban dan panas, lebih baik makan makanan yang membersihkan panas dan mengurangi kelembaban, memperkuat limpa dan mengatur qi, seperti asparagus, jamur, pisang, jeruk keprok, hawthorn, loofah, akar teratai, lentil dan sebagainya. Penekanan sumsum tulang yang diinduksi radioterapi dapat ditambahkan ke dalam jumlah yang sesuai dari ginseng, huangtiao, ginseng, ganoderma lucidum, chasteberry, wolfberry, jujube, dll., yang dapat berperan dalam meningkatkan sel darah merah dan putih. Hindari makan makanan yang panas, pedas, wangi dan kering, seperti daging kambing, daging rusa, daging anjing, daging sapi, daging kelinci, cabe, ikan ekor kuning, kerang, kepiting, leci, kelengkeng dan lain sebagainya. Pola makan tidak boleh monoton, terlalu halus, harus lebih banyak makan makanan yang kaya serat. Jaga agar usus tetap bersih, tingkatkan nafsu makan, jangan makan makanan yang tidak bergizi dan berminyak, agar radioterapi dapat diselesaikan dengan sukses.