Perut berdeguk selama pemulihan dari IBS

Gemuruh perut selama masa pemulihan IBS terutama disebabkan oleh meningkatnya frekuensi peristaltik usus, yang juga cenderung menyebabkan diare. Selama masa pemulihan gastroenteritis, saluran pencernaan belum sepenuhnya pulih fungsinya dan makan cenderung menyebabkan gangguan pencernaan, sehingga bermanifestasi sebagai sakit perut, kembung, diare, dan peningkatan suara usus, dan gejalanya dapat berangsur-angsur hilang setelah pengobatan lengkap. Penyebab dan Pengobatan Gastroenteritis sering kali disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus, yang terkait dengan keracunan makanan dan pola makan yang tidak bersih. Pengobatan dapat dilakukan dengan obat antibakteri quinolone seperti ofloxacin dan ciprofloxacin di bawah bimbingan dokter. Obat ini efektif dalam meredakan rasa sakit dan diare, meskipun gerakan usus masih lebih terasa dan menyebabkan bunyi usus. Jika kram perut juga ada, obat antispasmodik dan analgesik seperti pivetamine dan scopolamine dapat diterapkan. Pasien yang menderita gastroenteritis harus makan makanan yang ringan dan mudah dicerna secara teratur dalam kehidupan sehari-hari mereka. Untuk pasien dengan fungsi lambung yang buruk, prinsip makan lebih kecil dan lebih sering dapat digunakan. Diet harus bergizi, dengan peningkatan asupan vitamin dan protein. Hindari minum susu dan makan makanan dengan kadar gula tinggi, karena makanan tersebut dapat berfermentasi dalam usus dan menghasilkan gas dalam jumlah besar, yang dapat menyebabkan perut kembung dan nyeri. Makanan pedas dan mengiritasi serta minuman berkarbonasi juga harus dihindari untuk menghindari iritasi pada mukosa lambung, yang pada gilirannya dapat memperburuk kondisi tersebut.