Pelaksanaan bedah stenosis arteri karotis

  Bagaimana angioplasti dan stenting stenosis karotis dilakukan tidak hanya tidak diketahui oleh kebanyakan pasien, tetapi juga oleh banyak dokter, termasuk banyak spesialis neurologis. Dengan menjelaskan prosedur secara singkat, artikel ini diharapkan akan memberikan visualisasi awal prosedur kepada pembaca.  1. Pasien yang akan dirawat dibawa ke ruang intervensi.  2. Tempat tusukan yang diusulkan (biasanya daerah inguinal bilateral) secara rutin didesinfeksi, handuk rongga diletakkan dan area tusukan dibius secara lokal.  3. Arteri (sebagian besar femoralis) ditusuk dengan metode Seldinger, dan selubung vaskular (berdiameter sekitar 2-3 mm, yang digunakan untuk pencitraan dan memandu kateter) ditempatkan.  4.Kateter pemandu (kateter yang dilalui alat intervensi) dilewatkan melalui selubung vaskular dan, dipandu oleh kawat pemandu, kateter dimasukkan ke dalam arteri karotis, dengan ujung kateter pemandu ditempatkan dekat dengan ujung proksimal stenosis karotis.  5, Melalui kateter pemandu, payung pelindung (untuk mencegah aliran trombus yang terlepas dari stenosis ke otak) dilewatkan di sepanjang kawat pemandu mikro, melalui stenosis karotis, dan ditempatkan di distal ke segmen stenotik arteri karotis untuk dilepaskan.  6. Jika stenosisnya parah, balon yang lebih kecil ditempatkan di sepanjang kawat pemandu mikro pada stenosis karotis, dilebarkan (pra-dilatasi) oleh pompa tekanan dan balon ditarik.  7. Berdasarkan data yang diukur, stent arteri karotis berukuran tepat ditempatkan di sepanjang kawat pemandu mikro pada stenosis karotis, diposisikan dan dilepaskan.  8. Pencitraan ulang menunjukkan bahwa stenosis sebagian besar sudah terkoreksi (pembukaan lengkap stenosis tidak diperlukan) dan sistem penghantaran stent ditarik.  9. Jika stenosis masih parah, balon yang sedikit lebih besar ditempatkan di sepanjang kawat pemandu mikro pada stenosis karotis di belakang stent, dilebarkan dengan pemompaan tekanan (pasca-dilatasi) dan balon ditarik.  10, Pencitraan ulang menunjukkan koreksi dasar stenosis (pembukaan lengkap stenosis tidak diperlukan) dan angiografi intrakranial dilakukan.  11. Tarik payung dan sistem kateter. Setelah memastikan bahwa pasien bebas dari rasa tidak nyaman, tarik selubung vaskular, berikan tekanan pada tempat tusukan dan amati kondisinya.  12.Prosedur selesai. Durasi seluruh prosedur bervariasi dari setengah jam DDD tergantung pada tingkat kesulitannya.