Apa saja keuntungan dari IOL refraktif (ICL) untuk mata kristalin?

  Selama bertahun-tahun, satu-satunya metode untuk mengoreksi penglihatan secara permanen, selain kacamata dan lensa kontak kornea, adalah operasi laser. Dengan munculnya IOL untuk mata kristal, pasien kini memiliki pilihan Visian ICL (lensa kontak intraokular implan).  I. Prinsip-prinsip perawatan lensa refraktif untuk miopia Dibandingkan dengan pembedahan kornea tradisional yang menipiskan kornea secara permanen, Visian ICL memiliki banyak keunggulan. Lensa intraokular toric adalah lensa implan, mirip dengan lensa kontak yang dibuat agar sangat kecil di dalam mata, dan tidak merusak lensa mata manusia serta bekerja bersama lensa tersebut, dan bukan menggantikannya. Oleh karena itu, pemulihan penglihatan pasca operasi berlangsung cepat dan miopia menjadi baik.  II. Kualitas penglihatan Salah satu keunggulan utama Visian ICL dibandingkan bedah refraktif laser konvensional adalah kualitas penglihatan pasien dapat ditingkatkan secara signifikan setelah implantasi lensa.1 Gambar ICL lebih dekat ke retina mata dan sifat kornea tidak berubah, sehingga ICL menghasilkan kualitas penglihatan yang lebih baik daripada keratomileusis, dengan tingkat kelainan mata tingkat tinggi yang lebih rendah setelah operasi.2 Penglihatan pasien dapat dipulihkan dengan cepat. Keuntungan ini terutama terlihat jelas pada pasien dengan miopia tinggi dan sangat tinggi.  III. Kisaran perawatan lensa refraktif ICL dapat mengoreksi atau mengurangi miopi dari -0,5D hingga -18D (dengan atau tanpa astigmatisme), dan beberapa pasien ini tidak cocok untuk operasi laser excimer. Hasil koreksi refraktif dari studi klinis telah menunjukkan bahwa ICL memiliki hasil yang dapat diprediksi dan stabil setelah operasi karena tidak memerlukan perubahan struktural pada mata.  Apakah operasi ini menyakitkan dan apakah akan ada bekas luka pada mata?  Prosedur implantasi IOL pada mata kristalin merupakan turunan dari operasi katarak dan membutuhkan keterampilan bedah katarak yang baik dari dokter bedah. Sayatan yang diperlukan untuk implantasi Visian ICL yang dapat dilipat berukuran kecil, tidak lebih dari 3mm, dan terletak di zona perifer kornea, sehingga tidak terlihat oleh mata telanjang. Setelah lensa diimplan, biasanya tidak diperlukan jahitan dan sayatan akan menutup dengan sendirinya. Prosedur ini jauh lebih sederhana dan dapat diselesaikan oleh ahli bedah yang berpengalaman dalam waktu 10-15 menit. Anestesi yang digunakan untuk prosedur ini adalah anestesi permukaan (tetes mata anestesi), dan beberapa pasien yang sangat gugup dapat diberikan anestesi lokal di sisi bola mata. Tidak ada rasa sakit yang dirasakan di tengah-tengah prosedur, dan mungkin ada sedikit rasa sakit bengkak.  V. Di mana ICL lensa refraktif ditempatkan di mata? Apakah orang lain dapat mendeteksinya?  Visian ICL ditanamkan di bilik mata belakang, di belakang iris, sehingga lensa tidak terlihat oleh pasien atau orang lain. Selain itu, posisi lensa di dalam mata mempertahankan fungsi iris yang normal, meningkatkan stabilitas dan mengurangi potensi komplikasi. Karena transparansinya, lensa implan terkadang tidak terdeteksi oleh dokter mata yang tidak berpengalaman melalui instrumen.  VI. Bagaimana komposisi ICL? Apakah akan memburuk dan menjadi keruh di mata?  Visian ICL terbuat dari Collamer, bahan yang unik untuk STAAR Surgical, yang berbahan dasar kolagen sehingga memiliki biokompatibilitas yang sangat baik pada mata dan menghasilkan sifat optik yang sangat baik. Tidak ada laporan internasional mengenai perubahan intraokular akibat sifat kristal ICL. Visian ICL telah menjalani lebih dari 15 tahun penelitian dan pengembangan untuk menyempurnakan desain kristalnya dan telah menjadi yang terdepan dalam teknologi lensa mata kristal.  VII. Berapa lama hasilnya akan bertahan setelah operasi?  Pertimbangan-pertimbangan untuk operasi kornea ini tidak berlaku untuk prosedur implantasi ICL Visian, karena tidak ada jaringan alami yang dibuang atau diubah (dibentuk) selama prosedur implantasi. pasien jarang mengalami efek samping setelah operasi ICL, dan jika ada, lensa dapat dilepas dan/atau diganti jika perlu. Pasien mungkin masih perlu mengenakan kacamata untuk beberapa aktivitas atau mungkin mengalami reaksi seperti silau di malam hari dan lingkaran cahaya, tetapi pada tingkat yang tidak mengganggu pekerjaan sehari-hari.  VIII. Komplikasi utama bedah refraktif lensa ICL (dibandingkan dengan bedah refraktif laser) Pasien yang menjalani bedah refraktif kornea seperti LASIK dan LASEK dapat mengalami efek samping yang berhubungan dengan bedah kornea, seperti mata kering dan penipisan kornea. Karena kornea dipotong saat LASIK, komplikasi yang terjadi bisa lebih sulit ditangani dibandingkan dengan ICL Visian. Dalam banyak kasus, dokter spesialis mata perlu dipanggil untuk menangani reaksi buruk yang terkait dengan LASIK. Semua pembedahan memiliki risiko, namun, reaksi merugikan atau komplikasi yang terkait dengan Visian ICL umumnya dapat ditangani sendiri oleh dokter bedah.