Yogurt dapat dipanaskan sebelum diminum, tetapi harus berhati-hati agar tidak melebihi 50°C ketika memanaskannya untuk menghindari rusaknya aktivitas probiotik dalam yogurt. Perlu dicatat bahwa yogurt harus dikonsumsi sesegera mungkin setelah dipanaskan agar tidak membiarkannya terlalu lama dan membiakkan bakteri. Khususnya bagi orang dengan fungsi pencernaan yang lemah, hindari meminum yogurt pada suhu yang terlalu rendah, seperti yogurt yang baru saja dikeluarkan dari kulkas, yang dapat dengan mudah menyebabkan sakit perut dan perut kembung. Suhu yang cocok untuk reproduksi probiotik dalam yogurt biasanya 40-42 ℃. Saat memanaskan yogurt, hindari suhu tinggi dan pemanasan terus menerus, masukkan yogurt dengan botol dan kantong langsung ke dalam air hangat pada suhu 50℃ atau kurang, dan hentikan saat suhu naik setelah dikocok dengan baik. Yogurt biasanya dibuat dengan menambahkan bakteri asam laktat aktif ke dalam susu segar dan memfermentasikannya. Selama proses fermentasi, laktosa dan protein dalam susu dipecah menjadi molekul-molekul kecil, yang lebih kondusif bagi pencernaan dan penyerapan manusia. Namun demikian, bayi di bawah satu tahun dan orang yang memiliki gangguan pencernaan harus menghindari meminumnya agar tidak memengaruhi nafsu makan dan fungsi pencernaan mereka.