Blok atrioventrikular derajat I. Apakah itu penyakit? Atau tidak?

  Beberapa dari Anda pernah bertanya, kadang-kadang ketika kita pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan, atau ketika kita tidak sehat dan pergi ke rumah sakit untuk EKG, dokter akan memberi tahu Anda bahwa EKG adalah AVB (blok atrioventrikular) tingkat pertama, di mana kita bingung, “Apa yang harus saya lakukan?” Untuk mengatasi kebingungan ini, saya akan memberikan pengenalan singkat tentang AVB tingkat pertama.  I. Apa yang dimaksud dengan AVB tingkat I?  Blok atrioventrikular adalah kelainan dalam konduksi impuls antara atrium dan ventrikel. Blok atrioventrikular bisa total, parsial, atau tertunda. Blok AV derajat I terjadi ketika konduksi impuls dari atrium melalui nodus AV sudah selesai dan konduksi hanya diperpanjang dibandingkan dengan waktu konduksi normal.  Ini seperti orang yang berdiri dalam antrean untuk melewati gerbang, tetapi setiap orang ragu-ragu saat mereka melewati pintu.  Bagaimana blok AV derajat I terjadi?  Blok AV derajat I dapat terjadi pada orang sehat normal, atau pada orang dengan iskemia miokard, infark miokard, miokarditis, atau penyakit jantung degeneratif. Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh obat-obatan seperti digitalis, antagonis kalsium, beta-blocker, dll.  Blok atrioventrikular derajat I bisa bersifat sementara, terutama jika berasal dari obat-obatan atau fase iskemik awal infark miokard. blok AV derajat I adalah jenis blok AV yang paling tidak berbahaya dan menunjukkan beberapa jenis masalah dengan sistem konduksi. Karena derajat I dapat berkembang ke derajat blok AV yang lebih tinggi, maka harus dipantau perubahannya. blok AV derajat I dikaitkan dengan perubahan EKG yang sesuai, dengan interval PR yang tertunda pada EKG yang menunjukkan konduksi atrioventrikular lebih besar dari 0,20 detik.  Apa saja tanda-tanda blok AV derajat I?  Tidak ada tanda-tanda blok AV derajat I karena curah jantung tidak terpengaruh secara signifikan olehnya. Jika interval PR berkepanjangan secara signifikan, dokter akan melihat perubahan yang signifikan saat melakukan auskultasi jantung dari bunyi jantung S1 dan S2.  IV. Bagaimana saya bisa mengintervensi blok AV derajat I?  Biasanya hanya penyebab yang mendasari kehadiran yang ditangani dan bukan blok derajat I itu sendiri. Misalnya, jika suatu obat menyebabkannya, mungkin perlu dikurangi atau dihentikan. Pemantauan perubahan EKG secara ketat juga berguna untuk memantau perkembangan blok derajat I. Pada pasien dengan blok AV derajat I, penting untuk menilai penyebab mendasarnya yang dapat dikoreksi, seperti pengobatan atau iskemia miokard. Pasien yang menggunakan digitalis, antagonis kalsium, dan beta-blocker harus secara khusus waspada terhadap perkembangan blok konduksi.