Seri Pengendalian Faktor Risiko Stroke No. 3 – Dislipidemia dan Gaya Hidup

  Terdapat bukti yang baik bahwa terapi statin efektif pada pasien dengan penyakit jantung koroner atau dengan faktor risiko lain (misalnya diabetes). Penggunaan statin untuk pencegahan primer stroke iskemik direkomendasikan berdasarkan perubahan gaya hidup. Obat pengatur lipid lainnya, seperti turunan niasin, sekuestran asam empedu, asam niksat dan ezetimibe, tidak mengurangi risiko stroke.  Saran diet adalah mengurangi asupan natrium dan meningkatkan asupan kalium untuk mengurangi hipertensi. Diet yang kaya akan buah, sayuran, dan produk susu rendah lemak serta mengurangi lemak jenuh sangat ditekankan. Diet yang kaya akan buah dan sayuran dianggap dapat mengurangi risiko stroke.  Peningkatan aktivitas fisik direkomendasikan untuk intensitas latihan karena kemampuannya untuk mengurangi risiko stroke. Direkomendasikan bahwa orang dewasa harus melakukan setidaknya 150 menit (2 jam 30 menit) intensitas sedang atau 75 menit (1 jam 15 menit) latihan aerobik intensitas tinggi per minggu.