Komplikasi miopi tinggi

  Miopi tinggi mengacu pada pasien dengan miopi lebih dari -6,00 dan beberapa orang menyebut miopi lebih dari -10,00 sebagai miopi ultra-tinggi.  Penyebab utama miopi terkait dengan pekerjaan yang dekat, terutama membaca dan menulis berjam-jam. Namun demikian, selain penggunaan mata yang didapat, ada juga faktor bawaan yang tidak bisa diabaikan, seperti genetika.  Miopia tinggi dapat menyebabkan banyak komplikasi dalam praktik klinis karena struktur mata sangat berbeda dari mata normal, dan komplikasi utama meliputi: 1. kekeruhan vitreous akibat pencairan humor vitreous, yang dapat dirasakan seperti nyamuk terbang di depan mata pasien; 2. katarak Katarak terjadi lebih awal pada mata yang sangat rabun daripada orang normal; 3. glaukoma Hubungan antara miopia tinggi dan glaukoma telah diakui, yaitu miopia tinggi lebih mungkin terjadi daripada glaukoma. Glaukoma lebih mungkin terjadi pada orang dengan miopi tinggi daripada populasi umum. Oleh karena itu, pasien dengan miopi tinggi harus memeriksakan tekanan mata mereka secara teratur; 4. Ablasi retina Miopi tinggi memiliki sumbu mata yang panjang, pencairan vitreous awal dan retina yang tipis, yang memudahkan terjadinya celah retina dan ablasi retina. Pasien dengan miopi tinggi disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata “dilatasi” secara teratur. Jika ditemukan celah retina atau degenerasi, sering kali diperlukan perawatan laser; 5. Celah makula Pasien dengan miopi tinggi, terutama mereka yang memiliki miopi ultra-tinggi, lebih mungkin mengembangkan celah makula dan retina yang terbelah di makula. Penting untuk mengunjungi dokter mata jika terjadi distorsi penglihatan dan kehilangan penglihatan. Sebagian besar pasien ini memerlukan perawatan bedah; 6. Neovaskularisasi koroid Miopia tinggi rentan terhadap neovaskularisasi koroid karena strukturnya yang khusus. Tanda-tanda awal bagi pasien adalah kehilangan penglihatan dan penglihatan yang terdistorsi. Pengobatan utama untuk pasien tersebut setelah diagnosis adalah pengobatan intraokular. Namun, obat-obat tersebut lebih mahal dan hasilnya tidak selalu memuaskan.