Dr Osman dari Inggris merangkum keadaan penelitian saat ini tentang hipokinesis detrusor kandung kemih: hipokinesis ini merupakan penyebab penting gejala saluran kemih bagian bawah (LUTS) pada pasien yang lebih tua, tetapi masih sangat kurang dipahami dan diteliti. Hipovigilans otot detrusor diusulkan oleh International Continence Control Society (ICS) pada tahun 2002. Studi urodinamik telah menunjukkan bahwa persentase pasien LUTS pria dan wanita dengan hipokinesia non-neurogenik masing-masing adalah 9-48% dan 12-45%, sedangkan penyebab hipokinesia beragam dan mencakup faktor neurogenik (saraf aferen dan eferen) serta faktor miogenik. Diagnosis saat ini didasarkan pada tes urodinamik, dan hasilnya tidak konklusif hanya dengan menggunakan kekuatan otot detrusor sebagai indikator, karena kemampuan buang air kecil tidak hanya bergantung pada kekuatan otot detrusor, tetapi juga pada kecepatan dan ketekunan kontraksi. Konsep yang ada saat ini masih relatif samar dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mencapai konsensus dan menemukan strategi pengobatan terbaik.