Fasciitis dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, seperti leher, bahu, punggung, punggung bawah dan bagian bawah kaki. Hal ini terutama menyebabkan berbagai ketidaknyamanan pada myofascia, seperti rasa sakit, ketegangan atau kelemahan otot, kejang otot, mati rasa pada kulit, dan gangguan gerakan. Ketika pasien menyentuh area yang nyeri, mungkin saja teraba benjolan keras atau nodul lurik, yang dapat menyebabkan rasa sakit yang meningkat saat disentuh atau ditekan. Pengobatan fasciitis sering kali konservatif, dan pembedahan dapat dipertimbangkan jika pengobatan tidak efektif. Pengobatan konservatif melibatkan penggunaan obat anti-inflamasi dan analgesik non-steroid seperti kapsul celecoxib atau tablet extended-release natrium diklofenak untuk menghilangkan rasa sakit. Latihan peregangan dan fisioterapi seperti terapi panas, terapi inframerah, terapi gelombang mikro, dan ultrasound ekstrakorporeal juga efektif dalam mengobati area di mana fasciitis terjadi.