Apa yang dimaksud dengan nyeri korset skapula dan ekstremitas atas?

Nyeri pada korset bahu dan ekstremitas atas adalah salah satu gejala utama neuralgia pleksus brakialis primer atau neuritis pleksus brakialis. Neuralgia pleksus brakialis adalah suatu kondisi yang menimbulkan rasa sakit di dalam persarafannya ketika berbagai bagian saraf pleksus brakialis, yang terdiri atas cabang-cabang anterior saraf dari serviks 5 hingga toraks 1, rusak. Neuralgia pleksus brakialis dapat dibagi menjadi dua kategori: primer dan sekunder, dengan yang terakhir lebih sering terjadi. Neuralgia pleksus brakialis primer etiologinya tidak diketahui, mungkin merupakan penyakit alergi, kadang-kadang kasus keluarga terlihat pada trauma ringan, injeksi, vaksinasi, infeksi sistemik ringan. Neuralgia pleksus brakialis sekunder kompresi lesi yang berdekatan dengan pleksus brakialis, yaitu kompresi akar saraf (spondilosis servikal, prolaps diskus, tuberkulosis, tumor, fraktur, dislokasi, tumor medula servikal dan arachnoiditis, dll.) dan kompresi batang saraf (sindrom outlet toraks, tulang iga serviks atau tumor serviks, pembesaran kelenjar getah bening ketiak (karsinoma metastasis), fraktur klavikula, tumor alur paru-paru. Kondisi ini dapat diklasifikasikan lebih lanjut menjadi neuralgia pleksiform brakialis radikularis dan neuralgia pleksiform brakialis kering menurut lokasi lesi. Penyebab neuralgia pleksiform brakialis radikularis meliputi berbagai lesi pada tulang belakang leher, tumor medula servikal, kanker metastasis epidural, dll. Penyebab neuralgia pleksiform brakialis kering termasuk sindrom area outlet servikotoraks, neuritis pleksus brakialis, tumor serviks, trauma, tuberkulosis, tumor paru apikal, dan sebagainya. Diagnosis harus didasarkan pada manifestasi klinisnya, pemeriksaan neurologis radiografi sinar-X sendi bahu dan tulang belakang leher secara selektif, tes laboratorium cairan serebrospinal, elektromiografi, hemogram ekstremitas atas, kecepatan konduksi saraf, pemeriksaan CT atau MRI tulang belakang leher. Diagnosis dan pengobatan dilakukan.