Pilek kadang-kadang lebih ringan dan kadang-kadang lebih parah karena berbagai jenis virus dan bakteri yang menginfeksi tubuh, dan gejala klinis yang sesuai dapat bervariasi. Flu biasa disebabkan oleh infeksi virus dan umumnya dikenal sebagai ‘pilek’. Onset penyakit relatif cepat dan ditandai dengan hidung meler, bersin-bersin, hidung tersumbat, dan post-nasal drip, dengan atau tanpa demam dan lakrimasi. Pasien memiliki sensasi iritasi di tenggorokan, seperti sakit tenggorokan, yang terlihat saat menelan, tetapi pemeriksaan fisik dada normal. Pasien immunocompromised terkadang mengalami peradangan pada tuba eustachius yang mengakibatkan gangguan pendengaran. Pada kasus yang parah, terjadi demam, menggigil ringan dan sakit kepala, dll. Begitu demam muncul, ini menunjukkan adanya peradangan dan pasien harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan, daripada memperlakukannya sebagai flu ringan dan minum obat. Flu biasa biasanya sembuh dalam 5-7 hari, tetapi komplikasi dapat membuat penyakitnya bertahan lebih lama. Influenza, atau singkatnya flu, memiliki masa inkubasi 1-3 hari dan memiliki onset yang cepat, dengan gejala keracunan yang jelas, seperti demam tinggi, sakit kepala, kelelahan, dan nyeri otot secara umum. Karena sifat antigenik virus influenza (zat yang menyerang tubuh) berubah dengan cepat, tubuh tidak dapat memperoleh kekebalan yang langgeng. Cara terbaik untuk mengatasi pilek setiap hari adalah dengan berolahraga secara teratur dan mempraktikkan kebersihan yang baik. Jika flu, minumlah banyak air panas.