Pengobatan dan pencegahan retensi cairan

Retensi cairan adalah ketidakmampuan tubuh untuk membuang kelebihan air. Retensi cairan dapat terjadi karena beberapa alasan, yang paling umum adalah: PMS pada wanita, asupan garam yang berlebihan, dan efek samping obat. Retensi cairan dapat menyebabkan pembengkakan, terutama pada tungkai, persendian, tangan, kaki, dan perut. Ada banyak cara alami untuk mengatasi retensi cairan dan membantu tubuh mengeluarkan air. 1. Makanlah makanan yang bersifat diuretik. Ada banyak makanan diuretik seperti seledri, selada, wortel, bawang, asparagus, tomat, dan mentimun. 2, Asupan vitamin setiap hari membantu mengurangi retensi cairan. Anda dapat mengonsumsi kapsul vitamin atau mengonsumsi vitamin melalui makanan. Berikan perhatian khusus pada: Vitamin B6: Ini efektif dalam mengurangi retensi cairan, terutama retensi cairan ringan yang disebabkan oleh PMS. Makanan yang kaya akan vitamin B6 meliputi: daging merah, salmon, tuna, pisang, dan beras merah. Vitamin B5, Vitamin B1 dan Vitamin D: Vitamin-vitamin ini dapat mengurangi retensi cairan. Buah segar dan produk susu rendah lemak kaya akan vitamin-vitamin ini. Suplementasi dengan mineral seperti kalsium, magnesium dan kalium dapat mengurangi retensi cairan. Mineral-mineral ini merupakan diuretik ringan yang membantu tubuh mengeluarkan kelebihan air. Yoghurt, susu, dan sayuran berdaun berwarna gelap seperti bayam dapat menambah kalsium; buah jeruk dan melon dapat menambah kalium. 3, kurangi asupan garam dan makanan acar. Asupan garam yang berlebihan dapat memperburuk retensi cairan. Hindari makanan olahan yang sangat tinggi garam, dan selalu periksa daftar bahan sebelum ngemil, pilihlah yang kandungan natriumnya lebih rendah. Masaklah tanpa garam dan jauhi keripik, kacang, dan pretzel. 4, Jauhi minuman yang dapat membuat Anda dehidrasi, seperti kopi dan alkohol. Meskipun mereka memiliki sifat diuretik, mereka juga dapat membuat Anda dehidrasi dan meningkatkan retensi cairan. Ganti kopi dengan buah-buahan, teh herbal. Ganti alkohol dengan bir non-alkohol atau sari buah non-alkohol. 5, Minum air yang cukup. Jika Anda tahu bahwa retensi cairan Anda terutama disebabkan oleh PMS dan asupan garam yang berlebihan, maka kondisi Anda akan sedikit membaik jika Anda minum banyak air. Anda mungkin berpikir bahwa Anda sudah memiliki terlalu banyak air di dalam tubuh Anda, tetapi pada kenyataannya, hidrasi lebih bermanfaat bagi Anda untuk membuang kelebihan air dari tubuh Anda daripada menyimpannya di dalam tubuh dan menyebabkan pembengkakan. Yang terbaik adalah minum air mineral. Air keran jangan diminum langsung, rebus dan dinginkan lebih baik. 6. Pertimbangkan untuk menggunakan herbal dengan sifat diuretik untuk membantu tubuh mengeluarkan air dan mengurangi retensi cairan. Ada banyak jenis herbal dengan sifat diuretik, seperti: daun dandelion, peterseli, kulit jagung, hawthorn. 7, Minum suplemen ginkgo atau minum teh dengan ginkgo. Ginkgo membantu sirkulasi darah, dan lebih efektif jika digunakan untuk memerangi retensi cairan yang disebabkan oleh masalah sirkulasi. 8, Lebih banyak berolahraga sering kali dapat mendorong tubuh untuk mengeluarkan kelebihan air dan meningkatkan sirkulasi darah. Olahraga sangat efektif dalam meningkatkan retensi cairan karena tubuh akan memanas dan berkeringat. Dan jika sirkulasi darah lancar, ini juga membantu mencegah retensi cairan. 9. Tidurlah dengan posisi kaki sedikit lebih tinggi dari jantung. Letakkan bantal di bawah kaki Anda sehingga ketika Anda berbaring, kaki Anda bisa lebih tinggi dari jantung Anda.