Jika ibu menderita flu dan masih harus mengasuh anaknya sendiri, situasi ini membutuhkan perhatian ekstra dan tindakan harus diambil untuk mencegah flu menyebar ke anak. Anda dapat membuka jendela dan ventilasi ruangan, memakai masker, mengurangi kontak, dan menggunakan obat yang wajar untuk mengurangi konsentrasi virus dan kemungkinan ibu menulari anak.1. Buka jendela dan ventilasi ruangan: Jika ibu sudah mengalami gejala pilek, cobalah untuk membuka jendela dan ventilasi ruangan sebanyak mungkin untuk memastikan bahwa anak beradaptasi dengan situasi tersebut, dan jaga agar udara dalam ruangan tetap segar setiap saat, sehingga terhindar dari sejumlah besar bakteri dan virus yang dikeluarkan oleh ibu saat ia menderita pilek agar tidak tumbuh di dalam ruangan dan menulari anak. Pada saat yang sama, ibu harus memperhatikan untuk mencuci dan mengganti sprei dan pakaian pribadi; 2, memakai masker: ibu perlu memakai masker saat membawa anak masuk angin, karena ibu bersin, batuk, dapat mengeluarkan banyak bakteri dan virus, yang dapat terhirup oleh anak akan menyebabkan infeksi, memakai masker dapat secara efektif memutus jalur infeksi; 3, untuk mengurangi kontak: sistem kekebalan tubuh anak belum berkembang sempurna, daya tahan tubuh rendah, mudah bagi ibu untuk tertular. Karena sistem kekebalan tubuh anak belum berkembang sempurna, daya tahannya relatif rendah, dan sangat mudah bagi ibu untuk menularkan bakteri dan virus kepada anak, sehingga ibu akan berusaha menghindari kontak dekat dengan anak saat ia masuk angin; 4. Penggunaan obat yang wajar: Jika ibu masuk angin, sebaiknya ibu memperhatikan pola makan yang ringan, dan tidak boleh makan makanan perangsang yang dingin, pedas, dan berminyak. Jika Anda masih menyusui, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda dan memilih obat yang tepat untuk mengobati pilek Anda di bawah bimbingan dokter.