Radioterapi adalah metode pengobatan kanker yang umum dan digunakan dalam pengobatan berbagai jenis kanker. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, metode radioterapi terus ditingkatkan, dan efek terapeutiknya menjadi semakin baik. Di antara banyak metode radioterapi, terapi radiasi termodulasi intensitas konformal tiga dimensi (3D CIMRT) adalah salah satu metode yang paling umum digunakan. Di bawah ini adalah pengenalan singkat tentang radioterapi modulasi intensitas konformal 3D. “Penyetelan Intensitas”, yaitu Sistem Radioterapi Presisi Penyetelan Intensitas Konformal, adalah salah satu peralatan tercanggih di bidang radioterapi di dunia saat ini. Ini berarti bahwa bentuk medan radiasi dan dosis penyinaran sesuai dengan bentuk sebenarnya dari area target (tumor) dalam arah spasial tiga dimensi. Modulasi intensitas konformal memaksimalkan dosis iradiasi ke tumor dan meminimalkan volume dan dosis iradiasi ke jaringan dan organ normal di sekitarnya. Sel kanker sendiri memiliki kemampuan potensial untuk mempercepat proliferasi, terutama pada tahap akhir pengobatan dengan berbagai metode terapi, setelah sebagian besar sel kanker terbunuh, “waktu penggandaan” bagi sel kanker yang tersisa untuk berkembang biak menjadi dua dapat dipersingkat dari yang semula 80 hingga 130 hari menjadi 4 hingga 6 hari. Ini adalah salah satu alasan utama mengapa sulit untuk menyembuhkan kanker secara total dengan radioterapi, karena kecepatan membunuh sel kanker tidak dapat mengejar perbaikan dan regenerasi sel kanker. Untuk memperbanyak latensi sel kanker, para peneliti telah memperbaiki skema pembagian dosis waktu radioterapi dengan mengganti satu sesi radioterapi per hari menjadi dua hingga tiga sesi radioterapi per hari. Hasilnya adalah pengurangan total waktu pengobatan atau peningkatan dosis dalam total waktu yang ditentukan. Metode pengobatan ini, yang secara klinis dikenal sebagai “percepatan super-segmentasi” atau “super-segmentasi”, memiliki efek yang lebih baik pada tumor kepala dan leher, kanker paru-paru, kanker kerongkongan, dan tumor tertentu di panggul. Sebagai contoh, untuk kanker esofagus, tingkat kelangsungan hidup 5 tahun dari radioterapi segmentasi konvensional kurang dari 10%, tetapi dengan radioterapi super-segmentasi, tingkat kelangsungan hidup 5 tahun lebih dari 30%. Keuntungan radioterapi modulasi intensitas konformal tiga dimensi 1. Berbagai macam indikasi radioterapi, terapi reflektif dapat dipertimbangkan untuk pasien yang tidak dapat mentoleransi pembedahan, kemoterapi, dan memiliki kondisi umum yang baik. 2. Efek terapeutik tertentu, tanpa anestesi, tanpa sayatan, lebih sedikit rasa sakit, tidak ada infeksi dan lebih sedikit efek samping. 3. Sebagai pengobatan non-traumatik, radioterapi umumnya dapat mempertahankan fungsi fisiologis organ tubuh pasien. 4 . Pemosisian yang tepat: perawatan yang tepat; pemosisian yang tepat; jaminan perawatan. 5. Tumor sistem saluran kemih dan reproduksi: tumor panggul, kanker ginjal dan termasuk kanker prostat, dll. 6. Tumor tulang: termasuk osteosarkoma, kondrosarkoma, fibrosarkoma dan sebagainya. Saat ini, perkembangan teknologi medis semakin cepat dan cepat, dan efek pengobatan semakin baik, sehingga pasien kanker tidak boleh putus asa, dan harus secara aktif menerima pengobatan untuk memperpanjang masa kelangsungan hidup pasien dan meningkatkan kualitas hidup.