(Penafian: Artikel ini hanya untuk penggunaan umum dan informasi dalam konten berikut telah diproses untuk melindungi privasi pasien)
Abstrak: Pasien dalam kasus ini telah mengalami pembengkakan pada tungkai bawah selama lebih dari 30 tahun, dengan gejala yang memburuk pada sore dan malam hari. Baru-baru ini, vena berliku-liku yang membesar membesar secara signifikan dan dia datang ke dokter. Varises safena adalah penyakit yang umum terjadi pada bedah vaskular dan merupakan masalah bagi banyak orang. Perawatan bedah yang tepat waktu setelah indikasi bedah membuktikan bahwa perkembangan varises lebih lanjut dapat dicegah.
Informasi Dasar】 Laki-laki, 63 tahun
Jenis penyakit】 Varises safena
Rumah Sakit】 Rumah Sakit Rakyat Meng Meng, Mongolia Dalam
Tanggal Konsultasi】 Maret 2022
Rencana perawatan】 Perawatan bedah (ligasi dan pengupasan vena safena tinggi, injeksi busa skleroterapi) + obat-obatan (Diosmin) + fisioterapi (stoking elastis varises)
Masa Perawatan】 3 hari perawatan rawat inap, 1 bulan tindak lanjut rawat jalan pasca operasi
Efektivitas pengobatan] Varises menghilang dan sembuh
I. Konsultasi Awal
Pasien berusia 63 tahun dan secara tidak sengaja melihat vena yang berliku-liku di sisi dalam lututnya dengan permukaan biru muda lebih dari 30 tahun yang lalu, disertai pembengkakan betis setelah beraktivitas, yang terlihat jelas pada sore dan malam hari, dan lega di pagi hari. Pembengkakan tidak berkurang secara signifikan setelah pengobatan baru-baru ini dengan stoking kompresi medis. Pasien ditemukan memiliki vena varises saphena yang umum secara klinis. Ultrasonografi ekstremitas bawah dilakukan, yang menunjukkan bahwa vena superfisial ekstremitas bawah kiri berliku-liku dan melebar.
II. Riwayat pengobatan
Varises superfisial yang disebabkan oleh lesi vena safena adalah penyakit umum dalam operasi vaskular. Setelah masuk ke rumah sakit, seorang guru ultrasound spesialis diminta untuk melakukan pemeriksaan ultrasonografi lain pada vena tungkai bawah untuk mengklarifikasi lokasi lesi vena safena pasien, hubungannya dengan cabang-cabang penetrasi vena dalam, dan untuk menandai pembuluh darah pelaku. Pasien dan keluarga diberi penjelasan rinci tentang prosedur pembedahan dan risiko yang terkait, dan setelah mendapatkan persetujuan mereka, pasien dan keluarga menyelesaikan penyelidikan dan persiapan pra operasi yang relevan dan menjalani perawatan elektif dengan ligasi dan pengupasan vena safena tinggi dan injeksi skleroterapi busa. Vena safena pasien ditandai secara rinci dan batang utama vena safena ditandai. Anestesi blok subarachnoid diterapkan, kulit diiris di sepanjang tanda pra operasi, batang utama vena safena diikat dan dilucuti seluruhnya, varises vena di tungkai bawah dibebaskan dengan hati-hati, agen sklerosis busa (polydocanol) disuntikkan ke dalamnya dan sayatan ditutup dengan jahitan kosmetik intrakutan yang berkelanjutan.
III. Hasil pengobatan
Pasien diberikan perban elastis pasca operasi dan disarankan untuk beranjak dari tempat tidur dengan tepat, meninggikan tungkai yang terkena dampak sebesar 30° ketika berbaring di tempat tidur untuk meningkatkan aliran balik vena ke tungkai bawah dan mengonsumsi diosmin oral untuk meningkatkan sirkulasi vena dan menghindari trombosis vena dalam di tungkai bawah. Pembengkakan tungkai bawah berkurang secara signifikan setelah operasi, dan pasien dipulangkan pada hari pertama setelah operasi. Pasien dipulangkan pada hari ke-1 pasca-operasi. Pada hari ke-3 pasca-operasi, pasien diganti dengan stoking elastis medis terapeutik level 2 dan sayatannya sembuh dengan baik tanpa kemerahan, bengkak atau eksudasi. Pasien kembali ke klinik rawat jalan 1 bulan setelah operasi dan varises telah hilang dan sembuh.
IV. Catatan
Kami senang varisesnya hilang dan pasien sembuh setelah operasi, tetapi setelah operasi, kita harus memperhatikan untuk menghindari duduk dan berdiri terlalu lama, hindari mengejan, hindari menahan berat badan, perhatikan pola makan yang ringan dan mudah dicerna, hindari makanan dingin, pedas dan berminyak, hindari sembelit dan jangan batuk keras. Ganti obat setiap 2-3 hari sekali setelah pembedahan untuk mengamati penyembuhan sayatan. Dianjurkan untuk memakai stoking varises 24 jam sehari selama minggu pertama setelah operasi, dan dari minggu kedua dan seterusnya, stoking dapat dipakai pada siang hari dan dilepas pada malam hari, dengan tungkai yang terkena ditinggikan pada 30° ketika berbaring di tempat tidur. Mandi diperbolehkan setelah operasi, tetapi harus berhati-hati untuk menggunakan pembalut kedap air pada sayatan saat mandi. Pasien yang mengalami pembengkakan dan nyeri pada tungkai bawah dan kemerahan pada sayatan harus segera mengunjungi rumah sakit untuk tindak lanjut.
V. Wawasan pribadi
1. Varises superfisial pada tungkai bawah adalah penyakit yang paling umum dalam bedah vaskular, tetapi tidak boleh dianggap enteng karena umum terjadi.
2.Perhatikan pencegahan trombosis vena dalam setelah operasi, dan sarankan pasien untuk bangun dari tempat tidur sesegera mungkin. Pasien dengan risiko tinggi trombosis dapat dicegah dengan obat antikoagulan.
3. Penjelasan rinci tentang operasi dan proses pemulihan pasca-operasi kepada pasien dan keluarga sangat penting sebelum operasi, dan hanya setelah mendapatkan kepercayaan dari pasien dan keluarga, kita bisa mendapatkan hasil dua kali lipat dengan setengah usaha.