Penyesuaian gaya hidup sangat penting bagi wanita dengan prolaps dasar panggul. Hal ini terdiri dari dua aspek utama: perhatian rutin untuk menghindari tekanan perut yang besar, dan membangun pola makan dan rutinitas yang sehat yang sesuai untuk Anda dan menghindari sembelit. Anda juga dapat melindungi dasar panggul Anda dengan tips seperti duduk di atas bola gym saat Anda mengangkat dengan tangan Anda (misalnya, dumbel) dapat membantu menopang dasar panggul Anda. Anda juga dapat memilih untuk duduk di atas bola latihan untuk melakukan latihan angkat beban (pilihlah ukuran bola yang tepat, kontrol dengan hati-hati, untuk menghindari jatuh dari bola). Duduklah di bangku bundar dan ambil barang di lantai alih-alih berjongkok atau membungkuk untuk mengambilnya. Buang napas saat Anda mendorong, menarik, mengangkat, dan menurunkan barang. Turunkan tingkat dan intensitas latihan perut. Kurangi kesempatan untuk jongkok, setengah jongkok daripada jongkok penuh jika bisa, dan kurangi posisi menerjang/panah. Usahakan agar kedua kaki Anda tetap rapat dan tidak terpisah saat berolahraga/bergerak. Gerakkan tubuh Anda ke atas dengan posisi yang rileks. Kehidupan sehari-hari dan rekomendasi diet: Makan lebih banyak buah dan sayuran untuk mengurangi dan menghindari sembelit; apel adalah sumber serat makanan terbaik, makanlah 1-2 apel sehari jika memungkinkan; biji-bijian sereal dan biji-bijian serat kasar dapat membantu gerakan peristaltik pencernaan dan melancarkan buang air besar, tetapi tinja mengandung lebih banyak kotoran, dan tekanan buang air besar juga tinggi untuk pasien dengan proktosis anterior rektum, yang tidak sesuai dengan serat makanan sehari-hari, atau lebih banyak buah dan sayuran hijau lebih disukai. Makanlah lebih banyak buah dan sayuran berdaun hijau. Minum 6-8 gelas air (1500-2000ml) per hari. Minum air putih sebaiknya dilakukan dalam jumlah kecil untuk mencapai 6-8 gelas per hari, daripada minum banyak air sekaligus. Minum satu gelas air putih saat perut kosong setiap pagi setelah bangun tidur, yang berguna untuk melancarkan buang air besar. Kembangkan kebiasaan buang air besar yang baik, jangan sering menahan buang air kecil, merasa sudah penuh dengan air seni, sebaiknya segera buang air besar, daripada menunggu sampai benar-benar tidak bisa menahannya untuk pergi ke toilet. Bagi wanita yang tidak bisa menahan kencing dan tinja, sebaiknya tidak terburu-buru ke toilet saat ada sedikit keinginan untuk buang air kecil atau buang air besar, pada saat itu, sebaiknya berdiri atau duduk dan mencoba mengencangkan dasar panggul, menahannya, lalu pergi ke toilet saat sudah sedikit rileks. Jika Anda mengalami kesulitan mengosongkan air seni atau tinja, cobalah mengatur posisi Anda di toilet (misalnya mencondongkan tubuh ke depan) untuk menghindari mengejan yang berlebihan. Kencangkan dasar panggul Anda setiap kali Anda batuk, bersin, atau mengangkat benda; minum obat sesegera mungkin untuk menghindari bersin dan batuk jika Anda sedang pilek, demam, atau asma. Berolahraga setiap hari: Tubuh manusia perlu aktif, luangkan waktu 30 menit setiap hari untuk berolahraga, jalan kaki adalah olahraga terbaik. Berpakaianlah dengan nyaman: Kurangi mengenakan pakaian ketat (misalnya skinny jeans) dan sepatu hak tinggi. Pertahankan berat badan yang sesuai dengan indeks massa tubuh BMI antara 19-24, dengan BMI = 22 adalah yang terbaik. Indeks Massa Tubuh (IMT) = berat badan (kg) รท tinggi badan (m)^2 Pembedahan adalah pilihan terakhir untuk masalah dasar panggul. Usahakan untuk tidak melakukan pembedahan jika bisa; cobalah untuk meringankan gejala-gejala yang ada melalui olahraga dan modifikasi gaya hidup; dan kenakanlah penyangga rahim yang sesuai untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman.