Kapan tes Hepatitis B dilakukan secara teratur?

Akhir-akhir ini, pasien sering bertanya tentang pemeriksaan rutin. Jawabannya adalah sebagai berikut: 1. Bagi pembawa virus hepatitis B harus diperiksa setahun sekali, namun bagi mereka yang memiliki riwayat aktivitas hepatitis (onset), atau memiliki gejala klinis yang jelas (kelelahan, mual, distonia, sakit kuning, kekurusan, dan lain-lain), atau memiliki kecanduan alkohol, riwayat sirosis atau kanker hati dalam keluarga, atau pasien berusia paruh baya atau lebih, pemeriksaan harus dilakukan setiap 3~6 bulan sekali. 2. Untuk pasien hepatitis B yang sedang dalam pengobatan, dokter yang merawat akan menentukan interval pemeriksaan sesuai dengan kebutuhan. 3, pemeriksaan fungsi hati pilihan pertama (transaminase, bilirubin, protein dan tujuh lainnya), tes kuantitatif dan ultrasonografi HBVDNA, jika perlu, tambahkan item lain yang sesuai, seperti fibrosis hati empat dan indikator kanker (AFP, CEA), dll. Ada sekitar 20 juta pasien hepatitis B kronis di negara kita, dan sebagian besar dari mereka membutuhkan pengobatan. Sebagian besar dari mereka membutuhkan pengobatan, terutama 1/3 dari mereka dapat berkembang menjadi sirosis dalam waktu 15 tahun, dan sebagian besar dari mereka dapat berkembang menjadi karsinoma hepatoseluler. Data klinis telah mengkonfirmasi bahwa fibrosis hati berkembang dengan cepat pada tahap awal sirosis hepatitis B, yang merupakan waktu untuk mengejar pengobatan. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan tepat waktu untuk mendeteksi masalah dan mengobatinya tepat waktu.