Gejala strabismus yang jelas

  Ambliopia strabismik terjadi ketika sumbu visual kedua mata sejajar dan sulkus makula sentral kedua mata dipertahankan untuk menghasilkan monovision pada kedua mata. Baik diplopia maupun kebingungan menyebabkan ketidaknyamanan yang ekstrem pada pasien, dan pusat visual secara aktif menghambat impuls visual dari input makula mata strabismik, yang menyebabkan ambliopia jangka panjang, yang disebut ambliopia strabismik. Ambliopi strabismik adalah sekelompok sindrom gangguan penglihatan yang diakibatkan oleh pengalaman visual yang tidak normal selama periode perkembangan visual yang sensitif, dengan gangguan penglihatan spasial (penglihatan sentral, orientasi spasial, sensitivitas kontras). Menurut statistik, 40% hingga 60% anak-anak mengalami ambliopi akibat strabismus dan aberasi refraktif yang tidak diobati.  Berikut ini adalah penjelasan rinci tentang gejala strabismus yang jelas: 1. Takut akan cahaya.  2. Pasien melaporkan bahwa mereka tidak dapat melihat dengan jelas dan menyipitkan mata pada berbagai hal.  3. Melihat segala sesuatu terlalu berdekatan.  4. Satu mata kadang-kadang atau sering dibelokkan ke dalam atau ke luar.  5.Setiap kali Anda perlu menggunakan mata Anda, seperti saat menonton televisi, kepala Anda akan tampak dibelokkan atau dimiringkan ke arah tertentu, atau dagu Anda tertekan atau terangkat dalam posisi yang buruk.  6. Fenomena penglihatan ganda, melihat satu hal sebagai dua hal.  7.Saat membaca, sering melihat garis yang salah, atau saat membaca dan menulis, bisa melihat kebalikannya atau terbalik.  8. Koordinasi mata-tangan yang buruk dan kecenderungan untuk bertabrakan atau jatuh.  9. Kelainan pada penampilan mata. Contohnya, kelopak mata yang menggelambir, bintik-bintik putih pada mata hitam, ukuran mata yang berbeda, dan pupil dengan ukuran atau bentuk yang berbeda.  10. Gerakan mata yang tidak normal. Jika ada kepakan aneh, ini kemungkinan merupakan bentuk nistagmus dan dapat dengan mudah menyebabkan penglihatan yang buruk.