Wanita hamil sering mengalami mimpi buruk karena mereka rentan terhadap kelelahan saat bulan-bulan semakin besar, dan cenderung terlalu banyak bergerak ketika mereka bergerak sedikit, yang secara bertahap meningkatkan beban pada organ-organ wanita hamil dan menekan perut rahim, yang menyebabkan ketegangan mental yang berlebihan di siang hari. Selain itu, postur tidur yang buruk, makan berlebihan saat makan malam, makan terlalu banyak makanan berminyak, dan terlalu banyak menonton TV yang menarik dan menakutkan, semuanya dapat menyebabkan mimpi buruk. Wanita hamil berada di bawah banyak tekanan psikologis selama kehamilan, terutama ketika perkembangan dan status kesehatan bayi tidak diketahui, sehingga stres yang berlebihan juga dapat menyebabkan seringnya mimpi buruk. Oleh karena itu, ibu hamil harus memperhatikan rasionalisasi gizi dan pola makan, memperhatikan kombinasi kerja dan istirahat, melakukan aktivitas di luar ruangan yang sesuai untuk menghirup udara segar lebih banyak, dan mengambil oksigen tepat waktu selama akhir kehamilan.