Cara mengobati skleroderma

Skleroderma, yang juga dikenal secara medis sebagai sklerosis sistemik, adalah suatu kondisi klinis yang ditandai dengan penebalan dan fibrosis kulit yang terlokalisasi atau menyebar, yang dapat memengaruhi jaringan ikat organ tubuh, seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan saluran pencernaan. Penyebab penyakit ini, sampai saat ini, belum sepenuhnya dipahami dan mungkin terkait dengan beberapa faktor penyebab. Beberapa pasien memiliki hubungan dengan genetika dan infeksi, sementara yang lain mengembangkan penyakit ini karena faktor lingkungan. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa ada hubungan yang lebih besar antara perkembangan penyakit dan autoimunitas. Penyakit ini dapat terjadi pada semua ras di seluruh negeri, dan tidak ada populasi tetap dengan prevalensi tinggi, dan dapat terjadi pada semua kelompok umur dan pekerjaan, tetapi beberapa data menunjukkan bahwa kejadiannya lebih tinggi pada wanita daripada pria, dan jumlah orang muda yang menderita penyakit ini relatif tinggi, tetapi penyakit ini tidak menular. Yang pertama adalah skleroderma sistemik yang melibatkan kulit dan organ dalam, sedangkan yang kedua adalah skleroderma terbatas yang hanya melibatkan kulit dan tidak ada kerusakan internal. 5% dari skleroderma terbatas dapat berkembang menjadi skleroderma sistemik, yang jika tidak ditangani tepat waktu atau dengan cara yang tepat, dapat menyerang jantung, paru-paru, dan organ dalam lainnya serta menyebabkan disfungsi pada organ yang bersangkutan. Jika tidak diobati atau diobati dengan cara yang tidak tepat, skleroderma sistemik dapat menyerang organ dalam seperti jantung dan paru-paru, menyebabkan disfungsi organ terkait dan bahkan membahayakan nyawa pasien. Ada banyak cara untuk mengobati skleroderma, seperti pengobatan, fisioterapi, hidroterapi dan pembedahan, tetapi sebagian besar hanya dapat meringankan, bukan menyembuhkan. Perawatan bedah umumnya tidak efektif, dan perawatan yang lebih efektif adalah pengobatan. Obat-obatan seperti imunosupresan, kortikosteroid adrenal, dan vitamin dapat digunakan di bawah bimbingan dokter, serta obat-obatan yang menyegarkan sirkulasi darah dan meningkatkan sirkulasi darah, yang juga dapat membantu melembutkan kulit.