Lamanya pingsan akibat hipoglikemia akan tergantung pada kondisi pasien. Pada pingsan ringan, pasien sadar dan biasanya membaik dengan suplementasi gula yang sesuai. Namun demikian, dalam kasus koma yang parah, pingsan bisa berlangsung sedikit lebih lama, bahkan hingga 1-2 jam. Hipoglikemia berat dapat menyebabkan pingsan, dan gejalanya dapat pulih dengan koreksi hipoglikemia yang tepat waktu. Namun, jika hipoglikemia tidak diobati secara efektif untuk waktu yang lama, hal ini dapat menyebabkan koma hipoglikemik, yang dapat menginduksi infark miokard akut, infark serebral akut, atau bahkan kematian dalam kasus yang serius. Hipoglikemia yang berlangsung lebih dari 6 jam dapat menyebabkan kerusakan otak yang tidak dapat dipulihkan atau bahkan memasuki keadaan vegetatif. Namun, dalam kasus koma hipoglikemik yang parah, gula darah dapat meningkat secara signifikan dalam waktu setengah jam dengan injeksi intravena glukosa 50%, dan kesadaran pasien secara bertahap akan berubah menjadi sadar. Juga disarankan bagi penderita diabetes untuk membawa gula batu, biskuit dan makanan bergula lainnya, sehingga gejala hipoglikemia dapat diperbaiki tepat pada waktunya. Namun demikian, jika terjadi koma, pasien harus dibawa ke ruang gawat darurat rumah sakit atau departemen endokrinologi untuk mendapatkan penanganan segera.