Sepuluh makanan umum yang tinggi potasium termasuk kopi, jeruk, pisang, perkosaan, bayam, kentang, tomat, kemiri, jamur enoki dan hawthorn. Suplementasi kalium yang cukup bermanfaat bagi tubuh, terutama di musim panas ketika suhu naik dan ion kalium dikeluarkan melalui keringat, yang menyebabkan kadar kalium rendah dan memengaruhi aktivitas fisiologis normal tubuh. Selain itu, pasien dengan hipokalaemia ringan sering disarankan untuk mengonsumsi makanan kaya kalium untuk suplementasi kalium. Hipokalaemia paling sering terlihat pada pasien yang banyak berkeringat dalam waktu singkat, mengalami diare dan muntah yang berkepanjangan, dan yang telah menggunakan obat-obatan seperti furosemide untuk waktu yang lama. Mengonsumsi makanan tinggi kalium bisa efektif dalam memperbaiki kelemahan fisik, serta gejala pencernaan, termasuk nafsu makan yang buruk, mual dan kembung. Namun demikian, penting untuk dicatat, bahwa sebagian pasien tidak cocok untuk jenis makanan ini, seperti mereka yang menderita hipertiroidisme atau hiperkalaemia, karena konsumsi dapat memperparah kondisi mereka. Wanita hamil dan menyusui sebaiknya tidak makan lebih banyak makanan tinggi kalium seperti rumput laut dan nori, karena mengandung yodium tingkat tinggi, yang dapat masuk ke dalam tubuh janin dan bayi melalui aliran darah dan menyebabkan disfungsi tiroid. Selain itu, ada banyak makanan lain dengan kandungan kalium tinggi, seperti soba, bayam, ketumbar, selada, ubi, dan stroberi, jeruk, anggur, dan jeruk bali, yang dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang setelah berkonsultasi dengan dokter.