Mengenal FEV1/FVC

FEV1 adalah indikator yang umum digunakan dalam pengukuran fungsi paru-paru. Biasanya dinyatakan dalam dua cara: 1. dengan membandingkan FEV1 yang diukur dengan FVC, yang disebut tingkat satu detik, atau FEV1%. 2. dengan membandingkan FEV1 dengan nilai prediksinya sendiri, yaitu FEV1 sebagai % dari nilai prediksi. Bagaimana kedua indikator di atas diterapkan secara klinis? Secara umum diterima bahwa pada tahap awal gangguan ventilasi obstruktif, FEV1 menurun terlebih dahulu, sedangkan FVC tidak, dan bahwa penerapan FEV1/FVC pada saat ini merupakan cerminan yang lebih sensitif terhadap obstruksi aliran udara awal. Namun, pada tahap obstruksi jalan napas yang lebih parah, FEV1 tidak hanya menurun, tetapi juga FVC, yang menunjukkan bahwa FEV1/FVC mungkin tidak menurun seiring dengan meningkatnya derajat obstruksi jalan napas. Sebaliknya, rasio FEV1 terhadap nilai prediksinya menurun seiring dengan meningkatnya obstruksi aliran udara. Dengan demikian, rasio FEV1 terhadap nilai prediksi merupakan indikator yang dapat diandalkan untuk mengetahui tingkat keparahan obstruksi aliran udara, sedangkan FEV1/FVC merupakan indikator sensitif dari disfungsi ventilasi obstruktif, tetapi pada disfungsi ventilasi obstruktif yang parah, karena tidak hanya FEV1 yang menurun tetapi juga FVC, bisa saja rasio FEV1/FVC justru normal, tetapi kemudian FEV1 sebagai% dari prediksi % dari nilai yang diharapkan harus jauh lebih rendah.