1. Tidak ada bidang penyangga skiatik yang jelas, rongga penerima merangkul dan menyangga tulang skiatik dari sisi medial dan posterior. 2. Diameter internal dan eksternal rongga penerima cukup sempit, sedangkan diameter anterior dan posterior cukup lebar, membentuk oval longitudinal, sehingga pembuluh darah dan saraf pada segitiga femoralis secara efektif dicegah agar tidak tertekan. 3. Tepi lateral rongga penerima lebih tinggi dari trokanter mayor, sehingga tulang paha tetap berada pada posisi internal, meningkatkan stabilitas lateral rongga penerima. 4. Selain menggunakan inklusi skiatik dan bagian bawah trokanter mayor lateral yang lebih rendah untuk penyangga, rongga penerima juga terutama menggunakan jaringan lunak dan tulang paha untuk menahan beban, sehingga gaya didistribusikan ke seluruh permukaan tungkai sisa. 5. Titik kerja rongga penerima oleh gaya gabungan cenderung dekat dengan pusat sendi panggul, sehingga lebih dekat dengan kondisi fisiologis alami. Oleh karena itu, lebih nyaman dipakai dan lebih mudah untuk mengontrol prostesis, terutama untuk orang tua dan pasien yang diamputasi dengan gangguan peredaran darah.