Semakin dipahami bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Seseorang dengan kesehatan mental yang baik memiliki hubungan interpersonal yang baik dan perilaku normatif secara eksternal, sementara secara internal, kebutuhan dasar terpenuhi dan mekanisme psikologis normal. Namun, definisi kesehatan mental mungkin tidak seobyektif kesehatan fisik. Untuk alasan ini, para ahli fisiologi telah menyusun enam kriteria untuk kesehatan mental: 1. Pemahaman yang benar tentang realitas dan sikap yang obyektif terhadap masalah. 2. Pengetahuan diri, harga diri dan penerimaan diri, kemampuan untuk mengevaluasi diri sendiri secara realistis. Kemampuan untuk menerima kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Jika seseorang tidak menyukai dirinya sendiri, bagaimana mungkin ia bisa berbicara tentang menyukai orang lain? 3. Kemampuan untuk mengatur diri sendiri, untuk mengatur perilaku sendiri, untuk menahan impuls-impulsnya sendiri, tetapi juga untuk memobilisasi kekuatan fisik dan mentalnya sendiri untuk mencapai tujuan-tujuan yang lebih tinggi dalam praktiknya. 4. Kemampuan untuk membangun hubungan yang intim dengan orang lain. Orang yang peduli dengan orang lain, yang pandai bekerja sama dan yang tidak menuntut untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, orang-orang seperti itu memiliki teman dekat dan rumah yang dekat. Sebaliknya, orang yang tidak sehat memiliki hubungan interpersonal yang tegang dan memanfaatkan orang lain di setiap kesempatan untuk mendapatkan jalan mereka sendiri. 5. Stabilitas dan keselarasan struktur kepribadian. Stabilitas dan koordinasi ini mencakup penyesuaian kesenjangan antara cita-cita dan kenyataan, termasuk koordinasi kognisi dan emosi. 6. Semangat hidup dan efisiensi. Semua orang menderita, tetapi orang yang sehat secara mental dapat menemukan kebahagiaan dalam hidup dan bekerja.