Pembesaran tiroid dapat dibagi menjadi dua jenis: pembesaran yang menyebar dan pembesaran terbatas. Pembesaran yang menyebar mengacu pada pembesaran yang seragam pada kedua sisi kelenjar tiroid, yang biasanya bukan merupakan tumor, sedangkan pembesaran yang terbatas sering kali disebabkan oleh pertumbuhan tumor pada kelenjar tiroid. Oleh karena itu, ketika Anda mengetahui bahwa tiroid Anda membesar, Anda harus terlebih dahulu menilai bentuk dan karakteristik kelenjar tiroid yang membesar. Pasien dengan nyeri tiroid harus terlebih dahulu menentukan tingkat nyeri mereka. Nyeri yang parah biasanya disebabkan oleh berbagai penyakit radang kelenjar tiroid, seperti tiroiditis supuratif akut dan tiroiditis subakut, yang keduanya harus segera ditangani. Nyeri ringan tidak spesifik, karena dapat disebabkan oleh berbagai gangguan tiroid, dan hanya dapat didiagnosis melalui pemeriksaan formal. Pemeriksaan: Palpasi internal, terutama untuk memeriksa apakah pembengkakan di leher berasal dari kelenjar tiroid. Tes: Tes laboratorium untuk memeriksa kelainan pada fungsi tiroid dan untuk membantu memperjelas sifat pembengkakan tiroid. Pemeriksaan: patologi aspirasi jarum halus pada pembengkakan untuk menentukan sifat pembengkakan tiroid. Pemeriksaan: Ultrasonografi tiroid untuk mendeteksi bentuk, ukuran, jumlah massa tiroid dan posisinya terhadap selubung arteri karotis; untuk menentukan apakah massa tersebut bersifat kistik atau padat; dan untuk mengklarifikasi kondisi kelenjar getah bening di leher. Hal-hal yang akan diperiksa: Pemeriksaan rontgen frontal dan lateral leher untuk mengetahui luasnya tumor, gambaran kalsifikasi yang berbeda dan hubungannya dengan trakea dan kerongkongan. Pemeriksaan yang dilakukan: CT dan Magnetic Resonance Imaging (MRI) leher dapat dengan jelas menunjukkan ukuran dan bentuk tumor tiroid serta hubungannya dengan trakea, kerongkongan, pembuluh darah, dan bahkan saraf, sehingga dapat menentukan secara jelas luasnya invasi kanker, dan memberikan dasar ilmiah untuk pelaksanaan pembedahan.