Insiden tumor tiroid tergolong rendah, yaitu sekitar 1 persen dari seluruh insiden tumor pada manusia, dan lebih banyak terjadi pada wanita, dengan tingkat prevalensi sekitar (5-9/100.000) dibandingkan dengan (2-4/100.000) pada pria. Secara umum, prognosis tumor tiroid baik. Pengobatan konvensional meliputi tiroidektomi total atau subtotal dan, jika perlu, pengobatan pasca operasi dengan yodium radioaktif. Yodium radioaktif dapat terkonsentrasi di dalam sel tiroid yang mampu menyerap yodium secara residual atau bahkan menyebar melalui transporter natrium-yodium, yang menghancurkan sel tumor tiroid residual dengan radioaktivitas endogen. Pendekatan lain yang sekarang umum digunakan adalah pengobatan dengan hormon tiroid, yang menghambat sintesis dan sekresi TSH melalui aksis hipotalamus-hipofisis-tiroid, sehingga menghambat pertumbuhan dan metastasis jauh sel tiroid. Namun, tumor tiroid tidak sensitif terhadap radioterapi dan kemoterapi ekstrakorporeal konvensional.