Kista payudara bukanlah tumor padat, mereka menyerupai struktur ‘seperti lepuh’ dan isi kista sebagian besar cairan, secara klinis mereka terutama diklasifikasikan sebagai kista sederhana dan kista kumulus. Kista sederhana terjadi selama periode non-laktasi dan kista kumulatif terjadi selama periode laktasi. Beberapa kista payudara dapat sembuh dengan sendirinya dan beberapa kista dapat diserap secara alami. Untuk kista yang meningkat secara bertahap, pengendalian dengan obat-obatan atau metode bedah dapat dipertimbangkan. 1. Gejala: Memahami gejala kista payudara sangat penting untuk pemeriksaan sendiri kista payudara, yang umumnya bermanifestasi sebagai berikut: (1) Benjolan payudara. Benjolan payudara adalah salah satu gejala kista payudara yang lebih jelas, karena benjolan payudara yang dihasilkan oleh kista payudara biasanya berupa benjolan tunggal unilateral dan awalnya kecil. Jika terdapat banyak kista, pertimbangkan hiperplasia kistik payudara dan tindak lanjuti dengan cermat. (2) Payudara bengkak dan nyeri. Nyeri payudara bengkak tidak terlalu terasa dan beberapa disertai dengan tekanan yang menyakitkan. (3) Cairan yang meluap. Kadang-kadang ketika meremas di sekitar areola, puting susu terlihat dipenuhi dengan plasma atau cairan putih susu. 2. Metode pengobatan: Metode pengobatan untuk kista payudara dibagi menjadi metode pengobatan pengobatan Tiongkok dan metode pengobatan pengobatan Barat. Metode pengobatan pengobatan Tiongkok terutama menggunakan pengobatan Tiongkok untuk mengatur dan perlahan-lahan mengontrol dan menghilangkan kista payudara. Perawatan medis Barat terutama adalah pembedahan. Kedua jenis perawatan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya, dan keduanya sangat efektif. Pasien harus mengikuti petunjuk dokter mereka untuk memilih pengobatan yang paling sesuai untuk kondisi mereka. Kista payudara adalah penyakit wanita yang relatif umum dan wanita harus mengambil tindakan pencegahan untuk mencegahnya dalam kehidupan sehari-hari mereka.