Faktor Predisposisi dan Pencegahan Diskus Hernia

Mekanisme herniasi diskus intervertebralis Herniasi diskus intervertebralis itu sendiri merupakan penyakit yang berulang, menurut statistik luar negeri, tingkat kekambuhan 1-2%, yang mengakibatkan kambuhnya faktor-faktor berikut: 1, degenerasi diskus intervertebralis merupakan faktor dasar yang menyebabkan herniasi diskus intervertebralis, dan lebih berkaitan dengan sifat pekerjaan, seperti pengemudi, penambang batu bara, pekerja kantoran yang tidak banyak bergerak, dll., Untuk mempertahankan semacam posisi tetap terlalu lama, yang mengakibatkan kelelahan otot yang berlebihan, yang lama kelamaan dapat Hal ini dapat menyebabkan herniasi diskus atau kekambuhan. 2 . Kebiasaan hidup: data terbaru menunjukkan bahwa perokok yang berlebihan, pasien diabetes menderita hernia diskus. 3, tinggi badan: tinggi badan di luar tinggi rata-rata normal pria dan wanita, serta petunjuk tulang belakang lumbal yang lebih besar, juga rentan terhadap herniasi diskus. Kehamilan: Selama kehamilan, seluruh sistem ligamen berada dalam keadaan relaksasi, yang rentan terhadap hernia diskus. 5 . Faktor-faktor yang menyebabkan peningkatan tekanan perut: seperti mengejan saat buang air besar, bersin, mengangkat beban, dan sebagainya. 6, cedera yang tidak disengaja: keseleo tiba-tiba, terpeleset dan jatuh dan kekuatan eksternal lainnya dapat menyebabkan herniasi diskus. 7 . Metode pengobatan yang digunakan gagal menghilangkan bahan hernia sepenuhnya. Oleh karena itu, kita harus secara sadar mengadopsi postur tubuh yang benar, menghilangkan faktor penyebab dan melindungi tulang belakang kita untuk menghindari hernia diskus. [Postur duduk] Benar: Ketinggian kursi sedang, dan tepat untuk menjaga lutut pada ketinggian yang sama dengan pinggul dan kedua kaki rata di tanah, dan duduk dengan kuat di sandaran kursi. Salah: Jangan duduk terlalu tinggi atau terlalu jauh dari titik kerja Anda di kursi, untuk mencegah tubuh condong ke depan atau bagian belakang kaki melengkung, jangan duduk di kursi. [Tidur] Benar: Tidur malam yang nyenyak baik untuk Anda dan punggung Anda. Tidur yang nyenyak baik untuk Anda dan punggung Anda. Tidur di atas kasur yang keras, dengan lutut sedikit ditekuk ketika Anda tidur miring, atau dengan bantal di bawah lutut ketika Anda berbaring telentang, adalah yang terbaik. Salah: Jangan berbaring di atas kasur atau kursi yang empuk, melorot, dan tidak mendukung di bagian tengahnya, terutama jika Anda berbaring tengkurap, yang dapat menyebabkan punggung cekung atau keseleo punggung. Mengangkat benda] Yang benar: Tekuk lutut Anda, bukan pinggang Anda. Saat mengangkat benda, jaga agar benda tetap dekat dengan tubuh Anda, gunakan kaki Anda untuk mengerahkan tenaga, jangan mengangkat benda yang lebih tinggi dari dada Anda, dan jika perlu, gunakan bantalan kaki. Saat mengangkat benda berat, mintalah bantuan. Perhatikan kelancaran langkah Anda untuk menghindari kehilangan pusat gravitasi di tengah perjalanan. Kesalahan: Membungkuk atau memutar tubuh saat mengangkat benda berat dengan kaki tegak; mengangkat benda di atas bahu. [Berdiri dan Berjalan] Benar: Berdiri dalam waktu yang lama dengan satu kaki terangkat, atau berganti kaki jika tidak demikian. Berdirilah dengan tegak dan jaga agar tulang belakang Anda tetap melengkung secara alami. Postur berjalan yang baik adalah menjaga kepala tetap tegak dan rahang tetap di bawah, dengan jari-jari kaki mengarah lurus ke depan. Kesalahan: Berdiri dalam posisi yang sama terlalu lama, membungkuk atau berjalan dengan postur tubuh yang buruk saat kaki tegak. Mengenakan sepatu hak tinggi atau berdiri terlalu lama dengan sepatu datar. [Mengemudi] Benar: Pindahkan tempat duduk Anda ke depan agar lutut Anda setinggi pinggang, duduk tegak, letakkan kedua tangan di atas roda kemudi, dan lindungi punggung bagian bawah dengan bantal atau handuk mandi yang digulung. Salah: Duduk terlalu jauh ke belakang untuk mengemudi, mengemudi dengan kaki terentang di pedal atau lengan lurus untuk mengurangi kelengkungan tulang belakang di punggung bagian bawah.