Peradangan kelenjar ludah diklasifikasikan berdasarkan sifatnya ke dalam tiga kategori: infeksi purulen, virus, dan atopik.2 Batu ludah adalah serangkaian lesi yang disebabkan oleh massa yang terkalsifikasi di kelenjar atau saluran.85% terjadi di kelenjar submandibular, diikuti oleh kelenjar parotis dan kadang-kadang di kelenjar ludah minor; jarang terjadi di kelenjar sublingual. Batu ludah sering menghalangi drainase air liur dan menyebabkan peradangan berulang akut atau kronis pada kelenjar sekunder akibat infeksi. Penyebab batu adalah: adanya pusat deposit kalsium; retensi air liur; metabolisme; disfungsi enzim dan perubahan pH, dll. 3. Cedera kelenjar ludah dan fistula ludah Fistula ludah: air liur mengalir ke permukaan kulit pipi, bukan sistem duktus ke dalam rongga mulut. Penyebab fistula saliva adalah: pertama, cedera, seperti laserasi maksilofasial atau trauma bedah. Yang kedua adalah peradangan, yang disebabkan oleh infeksi purulen yang merusak kelenjar, saluran dan struktur lainnya. 4. Sindrom kekeringan mulut Sindrom kekeringan mulut adalah penyakit autoimun yang ditandai dengan kerusakan progresif kelenjar eksokrin, yang mengakibatkan kekeringan pada selaput lendir dan konjungtiva, dengan berbagai tanda autoimun. Sindrom kekeringan mulut primer: lesi terbatas pada kelenjar eksokrin itu sendiri. Sindrom kekeringan mulut sekunder: disertai dengan penyakit autoimun lainnya. 5.Neoplasia kelenjar ludah Terdapat kista mukosa kelenjar ludah, kista parotis, hipertrofi jinak kelenjar ludah dan penyakit lainnya. 6.Tumor kelenjar ludah Tumor adalah penyakit yang paling umum terjadi pada jaringan kelenjar ludah, sebagian besar adalah tumor epitel, sedangkan tumor yang berasal dari mesenkim lebih jarang terjadi. Jenis patologis tumor epitel kelenjar ludah sangat kompleks dan jenis tumor yang berbeda memiliki manifestasi klinis, pengobatan dan prognosis yang berbeda.