Ketika fistula anal menyerang, rasa sakitnya tak tertahankan. Apakah Anda sedang duduk, berdiri atau tidur, rasa sakitnya bisa tak tertahankan. Fistula anal sangat mempengaruhi kehidupan normal masyarakat, sehingga pengobatan sangat mendesak. Apa saja gejala fistula anal? A. Gatal-gatal Kulit di daerah anus sering terasa aneh gatal karena rangsangan nanah dan sekresi lainnya. Area perianal lembap dan tidak nyaman, dengan perubahan warna kulit, pengelupasan epidermis, proliferasi dan penebalan jaringan fibrosa, kadang-kadang membentuk eksim. Bila fistula tidak terhalang dan tidak ada peradangan, biasanya tidak ada rasa sakit, hanya sedikit pembengkakan lokal di anus, yang dapat diperparah dengan berjalan. Jika bukaan luar tertutup, nanah terakumulasi dalam fistula, atau feses masuk ke dalam fistula, rasa sakitnya akan meningkat. Drainase nanah adalah gejala awal utama fistula anal. Secara umum, fistula baru memiliki lebih banyak nanah, yang kental, kuning dan berbau, sementara fistula yang lebih tua memiliki lebih sedikit nanah, atau kadang-kadang tidak ada, dan tipis dan berair. Jika jumlah nanah meningkat, berarti fistula baru telah tercipta. Dinding fistula dan lubang fistula berulang kali teriritasi, seringkali dengan perubahan warna kulit di sekitar fistula, pengelupasan epidermis, depresi dan deformasi, dan strip keras yang teraba mengarah ke anus. Apa yang harus diperhatikan oleh pasien fistula ani dalam kehidupan sehari-hari mereka? Fakta sebenarnya adalah bahwa Anda tidak akan bisa mendapatkan kesepakatan yang bagus sendiri. Perhatikan kebersihan dubur Cucilah dengan air sesering mungkin dan gantilah pakaian dalam Anda secara teratur. Perhatikan kebersihan makanan. Dianjurkan untuk bersikap ringan, longgar dan makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar. Misalnya: apel, pisang, jamur hitam dan kubis. Makan lebih sedikit atau tidak ada makanan pedas dan merangsang, dan hindari merokok dan alkohol.