Pasien dengan fasciitis bisa mengonsumsi vitamin E oral selama 3-4 bulan untuk membantu mencegah kekambuhan. Fasciitis dapat muncul sebagai area nyeri yang tetap pada titik-titik perlekatan tendon dan pada perut otot, dan ketika tekanan diterapkan pada area yang nyeri, mungkin ada nyeri yang tersebar yang tidak mengikuti distribusi sensorik akar saraf. Pengobatan fasciitis dapat dibagi menjadi pengobatan konservatif dan pengobatan bedah. Pengobatan konservatif mencakup pengobatan oral seperti ibuprofen dan diklofenak, serta kompres panas, pijat, dan latihan yang tepat untuk melatih otot, seperti berlari dan berenang, tetapi hindari olahraga selama episode nyeri akut. Untuk pasien dengan gejala yang membandel dan persisten, perawatan bedah diperlukan untuk mengangkat nodus dan saraf kulit dan memperbaiki fasia dengan hasil yang baik.