Pedoman diet untuk gangguan tiroid Apakah Anda menderita hipertiroidisme atau hipotiroidisme, Anda harus mengurangi konsumsi makanan dengan kandungan yodium tinggi, kecuali jika Anda memiliki penyebab yang jelas dari kekurangan yodium! Tiga makanan tinggi, satu makanan yang harus dihindari dan satu makanan yang harus dikurangi: makanan tinggi kalori, tinggi protein dan tinggi vitamin, hindari diet yodium, serta suplementasi kalsium dan fosfor dalam jumlah sedang. 1) Kalori tinggi: Berikan karbohidrat yang cukup untuk memperbaiki konsumsi yang berlebihan. Pasokan energi harian harus 3000-3500 kkal, 50%-75% lebih banyak dari biasanya, untuk memenuhi peningkatan laju metabolisme yang disebabkan oleh sekresi tiroksin yang berlebihan. 2) Protein tinggi: 1,5 g/(kg berat badan x hari) protein. 3) Vitamin tinggi: mengkonsumsi banyak enzim karena konsumsi energi metabolisme yang tinggi dan kekurangan banyak vitamin yang larut dalam air, terutama vitamin B dan vitamin D adalah vitamin utama untuk memastikan penyerapan kalsium dan fosfor, sambil melengkapi dengan vitamin A dan C. 4) Hindari makanan yodium dan obat-obatan. 5) Pasokan kalsium dan fosfor yang tepat: Untuk mencegah osteoporosis dan patah tulang patologis, pasokan kalsium dan fosfor harus ditingkatkan dalam jumlah yang tepat. Makanan yang cocok: seperti nasi, mie, roti kukus, bihun, kentang, labu, dll.; makanan hewani seperti daging sapi, daging babi, daging kambing, ikan, dll.; buah-buahan segar dan makanan yang kaya kalsium dan fosfor, seperti susu, kacang-kacangan, ikan segar, dll. Ketika rendah kalium, lebih banyak jeruk dan apel dapat dipilih. Pilihlah makanan yang menyehatkan Yin, seperti kura-kura, kura-kura, dll. Kurangi makanan yang hangat, pedas, dan merangsang. Hindari makanan dan obat-obatan: Gangguan tiroid (baik hipertiroidisme maupun hipotiroidisme), kecuali gondok endemik, memerlukan asupan makanan rendah yodium. Nama makanan dengan kandungan yodium (µg/kg) Nama makanan dengan kandungan yodium (µg/kg) Rumput laut (kering) 240000 Kerang kering 1200 Nori (kering) 18000 Mizuna (kering) 18000 Lobster (kering) 600 Teripang 6000 Kerang kuning (segar) 120 Rumput laut (segar) 2000 Kerang (segar) 80 Ubur-ubur (kering) 1320 u Makanan dengan kandungan yodium yang tinggi: makanan laut Rumput laut, nori, kerang segar, kerang bahtera, kerang kering, teripang, ubur-ubur, udang, ikan laut, sayuran berbulu, kerang dan lumut. Rumput laut memiliki kandungan yodium tertinggi, mencapai lebih dari 2.000 mikrogram/kg pada rumput laut segar dan 240.000 mikrogram/kg pada rumput laut kering; diikuti oleh ikan laut dan kerang laut (sekitar 800 mikrogram/kg). u Obat-obatan yang mengandung yodium: Tablet Huasu (tablet cetiolide), asetaminofen (amiodaron), Volitene, obat batuk yang mengandung yodium, sediaan bronkodilator yang mengandung yodium, larutan yodium majemuk, seng iodida, tablet yodium, zat kontras yang mengandung yodium untuk berbagai pemeriksaan klinis, arak yodium, volt yodium, cairan vagina yang mengandung yodium. u Obat-obatan herbal Cina yang mengandung yodium (misalnya rumput laut, kombu, herba aromatik, selada musim panas, salvia, zhebei, xuan shen, forsythia, chuanbei, mouton, burdock). Makanan dan obat-obatan yang menyebabkan gondok u Makanan yang menyebabkan gondok: kedelai, lobak, singkong, kubis, dll. Peningkatan kadar mangan, kalsium, magnesium, dan fluor dalam air minum atau kekurangan kobalt dapat menyebabkan gondok. Tembaga, besi, aluminium, dan litium juga merupakan zat penyebab gondok, yang mekanismenya mungkin terkait dengan penghambatan sekresi hormon tiroid. Obat-obatan yang menyebabkan gondok: tiourasil, tiosianat, natrium p-aminosalisilat, tiamin, pau taison, kalium perklorat.