[Latar Belakang] Pengaruh tonsilektomi terhadap fungsi kekebalan tubuh telah menjadi kontroversi klinis dan juga menjadi perhatian utama bagi para orang tua dari anak-anak yang terkena dampaknya. Penelitian ini merupakan upaya untuk memahami dampak nyata dari tonsilektomi pada sistem kekebalan tubuh. [Metode] Literatur yang menganalisis dampak tonsilektomi terhadap sistem kekebalan tubuh diambil dari basis data MEDLINE, EMBASE dan COCHRANE. Periode waktu hingga Desember 2014 dicari dengan menggunakan kata kunci dan istilah subjek medis. Abstrak dari semua literatur yang diperoleh ditelusuri untuk menentukan apakah literatur tersebut memenuhi kriteria inklusi. Pemeriksaan silang secara manual terhadap literatur yang dikutip dilakukan. Hasil dan kesimpulan dari setiap penelitian diperiksa dan dikategorikan sebagai mendukung atau menentang hipotesis bahwa “tonsilektomi memiliki efek buruk pada sistem kekebalan tubuh”. Hasil] Tiga puluh lima studi dianalisis dalam penelitian ini, yang diterbitkan antara tahun 1971 dan 2014, termasuk total 1.997 pasien. Hanya empat studi (11,4%) dengan total 406 pasien (20,3%) yang menemukan bahwa tonsilektomi memiliki efek negatif pada sistem kekebalan tubuh. Kami melakukan meta-analisis terpisah terhadap berbagai indeks imun humoral dan seluler (misalnya, Ig total dan spesifik plasma, SecIgA, parameter imun seluler, dan Ig spesifik antigen) dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bukti tambahan yang menunjukkan bahwa tonsilektomi tidak memiliki efek klinis atau imunologis yang merugikan pada sistem kekebalan tubuh. Keterbatasan penelitian ini meliputi heterogenitas alat diagnostik, waktu pengujian, indikasi tonsilektomi, dan usia pasien. [Kesimpulan] Terdapat bukti yang cukup untuk menyimpulkan bahwa tonsilektomi tidak menyebabkan efek negatif yang signifikan secara klinis pada sistem kekebalan tubuh. Penelitian di masa depan harus menggunakan tes laboratorium yang seragam, termasuk imunitas humoral dan seluler, untuk membandingkan dan menganalisis perubahan jangka pendek dan jangka panjang dalam fungsi kekebalan tubuh pada anak-anak sebelum dan sesudah operasi. Hasil dari Meta-analisis ini seharusnya dapat meredakan kekhawatiran para dokter bedah dan orang tua tentang potensi konsekuensi klinis yang merugikan dari tonsilektomi.