Bagaimana cara saya memilih antara pembedahan konvensional dan Pisau Gamma?

  Untuk pasien dengan tumor otak, terkadang ada kebingungan apakah mereka harus menjalani pembedahan tradisional atau menjalani perawatan Pisau Gamma.  Pembedahan konvensional (baik terbuka maupun invasif minimal) dan Pisau Gamma adalah dua jenis perawatan yang sangat berbeda. Pada yang pertama, dokter bedah mengangkat tumor secara manual; pada yang kedua, tumor diserang dengan radiasi gamma. Dari segi hasil, kraniotomi lebih mudah karena dapat mengangkat tumor; sedangkan pisau gamma tidak mengangkat tumor secara instan. Dalam hal kerusakan, operasi konvensional terbuka pasti menyebabkan trauma, sedangkan Pisau Gamma mungkin tidak menyebabkan perdarahan. Ada kelebihan dan kekurangan untuk masing-masing, sehingga bisa dikatakan, dan pilihannya membutuhkan penilaian yang sangat ahli.  Salah satu kriteria pemilihan adalah apakah tumor sensitif terhadap radiasi Gamma Knife? Kami tidak merekomendasikan pengobatan dengan pisau gamma untuk glioma karena biasanya glioma tidak sensitif terhadap pisau gamma dan harus menjalani kraniotomi. Sebaliknya, untuk metastasis intrakranial, kami sering merekomendasikan Gamma Knife karena, biasanya, metastasis lebih sensitif terhadap Gamma Knife dan dapat diobati dengan hasil yang baik. Untuk hemangioma kavernosa, kami tidak merekomendasikan perawatan Gamma Knife karena tidak efektif, kecuali untuk hemangioma kavernosa di dalam sinus kavernosa.  Kriteria kedua untuk seleksi adalah ukuran dan lokasi tumor. Dalam kasus meningioma, misalnya, meningioma yang besar (4 cm atau lebih) selalu direkomendasikan untuk menjalani pembedahan konvensional. Untuk meningioma yang lebih kecil yang berada di lokasi di mana risiko pembedahan terlalu tinggi, seperti meningioma lereng, kami terkadang merekomendasikan pembedahan Pisau Gamma. Pada prinsipnya, karena meningioma biasanya tidak sensitif terhadap Gamma Knife, maka pembedahan dengan Gamma Knife biasanya tidak menjadi pilihan jika risiko pembedahan konvensional tidak terlalu tinggi. Sekali lagi, dalam kasus neuroma pendengaran, misalnya, pengobatan dengan pisau gamma dapat dipertimbangkan untuk neuroma yang berukuran kurang dari 3 cm, tetapi kraniotomi umumnya direkomendasikan untuk neuroma yang berukuran lebih besar dari 3 cm.  Kriteria ketiga untuk pemilihan adalah usia dan kondisi fisik pasien. Untuk beberapa pasien lanjut usia dan pasien yang lemah yang kurang dapat mentoleransi pembedahan konvensional, kami merekomendasikan agar indikasi untuk operasi Gamma Knife dilonggarkan dengan tepat. Sebagai contoh, pada pasien berusia 75 tahun dengan neuroma pendengaran berukuran 3 cm, kami biasanya merekomendasikan Gamma Knife, tetapi jika pasien berusia 50 tahun, kami akan merekomendasikan pembedahan konvensional terlebih dahulu.  Seperti yang Anda lihat, pilihan antara kraniotomi dan pisau gamma didasarkan pada kombinasi beberapa faktor, seperti sifat, ukuran, lokasi, kondisi fisik, dan usia tumor. Ada juga beberapa tumor yang tidak cocok untuk kraniotomi atau Pisau Gamma, misalnya, limfoma intrakranial paling baik diobati dengan kemoterapi.  Pada saat yang sama, pasien harus menghilangkan kesalahpahaman bahwa Gamma Knife bebas risiko saat menentukan pilihan mereka. Sinar Gamma Knife dapat menyebabkan oedema otak yang luas, serta kerusakan saraf penting di sekitar lesi, dan bahkan dapat menyebabkan perdarahan pada jaringan di sekitar lesi, yang tidak hanya berisiko, tetapi terkadang sangat berisiko. Di sisi lain, pembedahan tradisional telah semakin disempurnakan dari generasi ke generasi, dan pengobatannya telah menjadi hampir sempurna untuk tumor otak di banyak area.