Pelestarian sisa pendengaran setelah implantasi rumah siput dengan elektroda panjang Kesimpulan: Setelah implantasi rumah siput dengan elektroda panjang, sehingga elektroda panjang tersebut dimasukkan ke dalam area rumah siput yang memiliki sisa pendengaran, maka sisa pendengaran pasien masih dapat dipertahankan dengan baik. Tujuan: Konsep desain elektroda baru yang non-invasif dan teknik bedah non-invasif telah memungkinkan pelestarian sisa pendengaran pada penerima implan rumah siput, dan EAS (stimulasi bersama elektroakustik) serta pelestarian sisa pendengaran telah menjadi tren baru dalam implantasi rumah siput pada pasien yang memiliki sisa pendengaran pada frekuensi rendah. Namun, implantasi penuh dari elektroda panjang atau sedang untuk mempertahankan sisa pendengaran masih menjadi area yang menantang, dan masih menjadi perdebatan. Metode: Dalam penelitian ini, pendekatan jendela bundar, desain elektroda non-invasif, dan pengobatan deksametason digunakan. Non-invasifitas implantasi elektroda total (mempertahankan sisa pendengaran, perlindungan fungsi vestibular) dievaluasi. HASIL: Evaluasi pasca operasi implantasi elektroda total menunjukkan hasil yang sangat baik untuk mempertahankan sisa pendengaran di daerah frekuensi rendah pada kelima pasien. Pencitraan pasca operasi dan topografi nada referensi menentukan implantasi penuh elektroda dan menunjukkan frekuensi yang sesuai dengan kedalaman implantasi elektroda. Berdasarkan analisis kasus yang ada dalam penelitian ini, kunci dari non-invasifnya pendekatan round window adalah waktu pengeboran dan penggerindaan yang minimal, serta perlindungan fungsi vestibular.