Baru-baru ini, banyak pasien dan keluarga mereka bertanya kepada saya: apa yang harus saya lakukan untuk mempersiapkan kunjungan saya? Saya akan memberikan jawaban terperinci untuk pertanyaan ini di bawah ini. 1. Persiapan psikologis Bagi pasien dan keluarganya, merupakan keputusan yang sangat sulit untuk masuk rumah sakit karena penyakit psikosomatik atau penggunaan narkoba. Rumah sakit adalah tempat umum terbuka di mana orang datang dan pergi, di mana privasi tampaknya mustahil untuk disembunyikan, dan di mana kecemasan, kegugupan, dan bahkan rasa takut dapat muncul secara alami. Beberapa pasien bahkan mungkin merasa malu jika bertemu dengan seseorang yang mereka kenal di sini. Faktanya, Pusat Kesehatan Mental tidak berbeda dengan rumah sakit lain karena lingkungannya lebih tenang daripada beberapa rumah sakit umum besar, dan ruang spesialisnya kecil, dengan hanya satu pasien yang dapat dilihat pada satu waktu. Bagi banyak keluarga pecandu narkoba, setiap hari adalah hari yang menyiksa dan menyakitkan, dan sulit untuk berbicara dengan orang luar tentang rasa sakit ini atau untuk mendapatkan pengertian dari keluarga dan teman. Ketika mereka mengunjungi klinik, seolah-olah mereka telah menemukan cara untuk melampiaskan kesedihan mereka, seringkali sebelum mereka diberi penjelasan tentang kondisi mereka, dan beberapa anggota keluarga bahkan mencaci maki dan menghina pasien di dalam klinik. Saya sangat memahami dan tidak setuju dengan hal ini. Di satu sisi, reaksi dan deskripsi emosional keluarga yang terlalu subjektif memengaruhi pengamatan objektif saya terhadap pasien dan penilaian saya terhadap kondisinya; di sisi lain, pasien terinfeksi emosi dan secara alami berpikir bahwa dokter dan keluarga adalah sekutu, sehingga mereka menentang dokter dan kemudian menolak pemeriksaan dan perawatan, sehingga menimbulkan masalah yang tidak perlu pada diagnosis dan perawatan; untuk pasien dan keluarga, yang dibutuhkan adalah kondisi pikiran yang tenang dan alami selama konsultasi. Bagi pasien dan keluarga mereka, kondisi pikiran yang tenang dan alami diperlukan selama konsultasi, dan deskripsi kondisi yang obyektif, jujur, dan komprehensif tanpa penyembunyian akan membantu penilaian dan perawatan saya. Terakhir, rumah sakit bukanlah lembaga keamanan publik dan tidak akan mendaftarkan informasi pasien, apalagi menahan pasien secara paksa di fasilitas rehabilitasi. 2. Persiapan fisik Untuk memahami secara rinci tingkat kerusakan yang disebabkan oleh obat-obatan dan kondisi fisik pasien, beberapa tes yang diperlukan akan diatur selama kunjungan awal. Pasien tidak boleh makan pada pagi hari kunjungan untuk memeriksa fungsi hati dan ginjal. 3 . Persiapan dokumen KTP atau kartu konsultasi atau kartu asuransi kesehatan adalah dokumen yang diperlukan untuk pendaftaran, pastikan untuk membawa setidaknya satu dari mereka, kartu konsultasi dapat diterapkan di klinik dengan KTP atau kartu asuransi kesehatan. Anda harus memiliki semua informasi tentang kunjungan Anda sebelumnya, seperti rekam medis rawat jalan, rekam medis rawat inap, hasil tes sebelumnya, pengobatan sebelumnya, dll. Jika memungkinkan, Anda harus membawa obat yang pernah Anda konsumsi. Jika kondisi Anda rumit atau Anda khawatir tidak dapat mengingat semuanya, Anda dapat mencatat kondisi pasien di buku terlebih dahulu. 4 . Persiapan untuk rawat inap Pasien dan anggota keluarga yang memerlukan rawat inap dapat menyiapkan kebutuhan sehari-hari dan pakaian ganti terlebih dahulu. 5 . Janji temu berkualitas Untuk melindungi privasi pasien dengan lebih baik dan untuk memfasilitasi akses ke pasien dengan persyaratan khusus, layanan janji temu berkualitas tersedia. Layanan ini membutuhkan waktu sekitar 40-50 menit untuk satu kali kunjungan (dibandingkan dengan 10 menit untuk satu kali kunjungan di klinik spesialis karena banyaknya pasien).