Istilah pilek dan flu sebenarnya mencakup rhinitis dengan hidung berair, radang tenggorokan dengan tenggorokan yang sakit dan merah, radang amandel dengan suara serak, bronkitis dengan batuk terus-menerus, flu dan pneumonia dengan demam tinggi. Apabila Anda sedang pilek atau flu, pola makan yang diatur dengan benar merupakan prinsip yang sangat penting untuk pemulihan. Makan tiga kali sehari, nutrisi seimbang dan asupan protein dan kalori yang memadai sangatlah penting. Ketika tubuh terinfeksi oleh virus, semua jenis metabolisme dalam tubuh menjadi hiperaktif untuk melawan racun patogen, menyebabkan konsumsi energi yang besar. Meskipun nafsu makan mungkin tidak baik setelah pilek, fungsi pencernaan dapat berkurang dan penurunan berat badan dapat terjadi, penting untuk mempertahankan asupan makanan yang memadai untuk mengisi kembali energi dan tetap makan tiga kali sehari, secara berkala, tidak pernah melewatkan waktu makan. Diet protein adalah cara utama untuk mendapatkan energi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Ada doktrin asing yang menganjurkan dan mendorong penderita pilek dan flu untuk makan daging agar mendapatkan cukup protein. Telah diamati secara klinis memiliki efek positif. Selain itu, minyak nabati memberikan dorongan energi yang cepat. Minyak wijen, khususnya, kaya akan asam linoleat, yang mendorong sintesis adrenalin dalam tubuh. Hal ini membantu mengatasi stres yang disebabkan oleh flu dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap patogen. Infeksi virus menyebabkan penurunan tajam vitamin dalam tubuh, jadi penting untuk mengonsumsi suplemen vitamin yang memadai. Vitamin A memperkuat selaput lendir tenggorokan, hidung dan paru-paru, dan vitamin C terlibat dalam sintesis adrenalin, sehingga sangat penting untuk mengonsumsi vitamin C. Sayuran yang mengandung vitamin A umumnya adalah sayuran berwarna kuning dan hijau seperti sayuran hijau, bayam, selada, daun bawang dan wortel. Sayuran yang mengandung vitamin C, selain sayuran kuning dan hijau, masih ada kecambah kacang hijau, kecambah kacang kedelai, plum, kesemek, paprika, lemon, jeruk, anggur, jeruk bali, dll. Karena semua makanan ini memiliki vitamin di dalamnya secara alami, mereka lebih mudah diserap oleh organisme. Alasan bawang putih merupakan makanan yang ampuh untuk mengatasi flu adalah karena bawang putih memiliki efek yang kuat dalam menghambat perkembangbiakan virus dan bakteri. Dalam proses makan bawang putih, bahan aktifnya melewati semua area selaput lendir di mana bakteri atau virus berada, termasuk faring dan rongga hidung, sehingga patogen terhambat, batuk berkurang, dahak berkurang, dll. Makan 2 sampai 3 kepala bawang putih sehari adalah efektif. Untuk meningkatkan nafsu makan, rempah-rempah dan cuka juga dapat digunakan secara cerdik. Zat pedas seperti bawang dan jahe tidak hanya meningkatkan nafsu makan, tetapi juga memiliki efek berkeringat. Untuk pilek ringan, sup jahe kadang-kadang hanya diperlukan untuk menyembuhkannya. Makanan asam seperti cuka, jus lemon dan plum ume kering juga memiliki efek meningkatkan nafsu makan yang signifikan dan dapat diatur untuk dikonsumsi sebelum makan.