Cara mengobati pseudomiopia

  Pseudomyopia disebabkan oleh penggunaan mata yang berlebihan, menyebabkan kontraksi dan kejang otot siliaris yang konstan, penebalan lensa dan penglihatan kabur. Dengan menggunakan akupunktur obat dan benang yang terkubur serta instrumen fisik, latihan otot mata intensif pasien sendiri dapat merilekskan mata, meredakan kelelahan, dan mengembalikan penglihatan menjadi normal.  Sebelum mengobati pseudomiopia, penting untuk terlebih dahulu melakukan skrining pseudomiopia secara hati-hati. Pseudomiopia dibedakan dari miopia sejati terutama dengan pengujian pupil yang melebar. Jika ketajaman visual adalah 0,5 sebelum pengujian pupil dan 0,8 setelah pengujian pupil, maka pseudomiopia terbukti ada. Penyebab umum pseudomiopia termasuk penggunaan mata yang tidak ilmiah dalam waktu lama, kekurangan nutrisi, stimulasi cahaya terang yang berkepanjangan dan sebagainya. Untuk mencegah atau mengobati pseudomiopia, anak-anak dan remaja harus membaca atau menulis pada jarak 33 cm dan dengan cahaya yang cukup yang tidak terlalu terang. Durasinya tidak boleh lebih dari 30 hingga 40 menit. Anda tidak boleh membaca dalam cahaya terang, Anda tidak boleh membaca sambil berjalan di dalam mobil, dan Anda tidak boleh membaca sambil berbaring menjelang tidur. Untuk pseudomiopia, selain penggunaan mata yang tepat, Anda dapat menggunakan obat tetes mata heptaerythrodione bifosfonat, perhatikan istirahat, kurangi penanganan jarak dekat dan hindari kelelahan visual.  Singkatnya, selain kebiasaan mata yang baik dan menghindari kelelahan visual, pseudomiopia juga dapat dibantu dengan obat tetes mata.