Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti almond dan kacang tanah kaya akan asam amino yang menyehatkan jantung dan asam lemak tak jenuh, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Para peneliti di Harvard School of Public Health mensurvei sekelompok orang yang selamat setelah serangan jantung. Laporan survei terbaru menemukan bahwa makan 1/3 cangkir kacang kering sehari mengurangi kemungkinan terkena serangan jantung lagi sebesar 38%. Almond, pecan dan kacang tanah semuanya membantu melindungi jantung, tetapi cukup 1 genggam (sekitar 42 gram) sehari, tidak lebih.
Gandum
Kaya akan asam linoleat dan vitamin B, mereka mencegah pembentukan plak aterosklerotik ateromatosa. Selain itu, karena oat mengandung serat larut air dalam jumlah besar, oat dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Oleh karena itu, konsumsi oat secara teratur dapat menyeimbangkan pola makan dan nutrisi, serta mencegah hipertensi dan penyakit kardiovaskular. Oat dapat dimasak dalam air atau susu, dan juga dapat ditambahkan kacang-kacangan atau buah segar untuk makanan yang bergizi dan lezat. Selain itu, roti gandum memiliki efek yang sama.
Jamur hitam
Mengandung zat aktif seperti permen karet tingkat tinggi, yang secara signifikan mempersingkat waktu pembekuan dan bertindak untuk membuka blokir pembuluh darah dan mencegah pembentukan gumpalan darah. Jamur hitam juga dikenal sebagai “antikoagulan alami” karena regulasi dua arah yang unik dari hemostasis dan sirkulasi darah, yang bermanfaat dalam pencegahan dan pengobatan penyakit jantung koroner dan penyakit kardiovaskular. Namun demikian, jamur hitam memiliki efek melembutkan pada usus dan tidak boleh dimakan oleh orang yang rentan terhadap diare.
Ikan
Lebih rendah lemak dan asam lemak jenuh daripada kebanyakan daging, terutama ikan laut, yang tinggi asam lemak omega-3 yang meningkatkan kolesterol ‘baik’ dalam darah dan membantu menghilangkan kolesterol ‘jahat’. Penelitian telah menunjukkan bahwa asam lemak ini juga mengurangi risiko stroke, yang merupakan salah satu alasan mengapa negara dan kelompok etnis yang makan lebih banyak ikan laut memiliki insiden stroke yang lebih rendah. Cara terbaik adalah mengukus ikan laut untuk memaksimalkan perlindungan nutrisinya.
Teh hijau
Teh ini sangat kaya akan nutrisi, terutama polifenol teh. Penelitian telah menemukan bahwa polifenol teh dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan trigliserida, mencegah aterosklerosis, menurunkan tekanan darah dan lemak darah, serta mencegah penggumpalan darah. Karena polifenol teh tidak tahan terhadap suhu tinggi, maka teh sebaiknya tidak diseduh dalam air mendidih, tetapi dalam air suam-suam kuku untuk memenuhi fungsi kesehatannya dengan lebih baik. Bahkan, selain teh hijau, teh lainnya seperti teh hitam, teh bunga, teh hijau (teh oolong), teh putih, teh kuning dan teh hitam (teh pu-erh) semuanya memiliki efek menurunkan kolesterol serum dan trigliserida.
Kacang kedelai dan produknya
Mengandung berbagai asam amino esensial dan asam lemak tak jenuh, mereka dapat meningkatkan metabolisme lemak dan kolesterol dalam tubuh dan menjaga sistem kardiovaskular tetap terbuka. Untuk konsumsi, selain mengolah kedelai menjadi susu kedelai, tahu, dan tempe, kedelai juga bisa dibuat menjadi nasi. Saat memasak nasi, pertama-tama rendam kedelai dalam air panas selama lebih dari 4 jam, kemudian ganti airnya dan tambahkan nasi untuk dimasak, yang melarutkan polisakarida rawan gas dalam kedelai untuk menghindari kembung.
Biji wijen hitam
Kaya akan vitamin E, yang sangat bagus untuk menjaga elastisitas dinding pembuluh darah. Mereka juga kaya akan asam alfa-linolenat, yang juga berfungsi untuk menurunkan tekanan darah dan mencegah pembentukan gumpalan darah. Karena nutrisi dalam biji wijen hitam tersembunyi di dalam biji. Oleh karena itu, mereka harus dimakan dari cangkangnya agar efektif. Dianjurkan untuk menggorengnya terlebih dahulu agar pecah atau menggiling biji wijen hitam menjadi bubuk untuk dikonsumsi.
Bayam dan wortel
Bayam kaya akan asam folat. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi asam folat dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 25%. Karoten dalam wortel diubah menjadi vitamin A, yang menjaga pembuluh darah tetap terbuka dan dengan demikian mencegah stroke. Bayam mengandung asam oksalat tingkat tinggi, yang mencegah penyerapan kalsium, jadi yang terbaik adalah merebusnya dalam air sebelum dikonsumsi. Wortel perlu digoreng dalam minyak untuk memungkinkan karotenoid benar-benar diserap oleh tubuh.
Kentang
Juga dikenal sebagai kentang dan ubi. Makanan ini mengandung lebih banyak vitamin C dan natrium, kalium dan zat besi, terutama kalium yang paling kaya, mengandung 502mg per 100g, sayuran langka dengan kandungan kalium tinggi. Pasien dengan penyakit jantung, terutama insufisiensi jantung, cenderung memiliki kalium yang rendah. Jika Anda makan kentang secara teratur, Anda tidak hanya dapat menambah kalium tetapi juga gula, protein, mineral dan vitamin. Namun, kentang goreng berbahaya bagi jantung.
Kubis
Juga dikenal sebagai kubis, kubis kaya akan nutrisi, termasuk vitamin C, beta karoten, serat serta kalsium dan kalium. Kubis berukuran sedang menyediakan 220% kebutuhan harian vitamin C dan 15% kebutuhan harian vitamin A (dalam bentuk beta karoten) dan rendah lemak dan energi. beta karoten dapat mengurangi risiko serangan jantung. Kandungan serat yang tinggi juga membantu menurunkan kadar kolesterol darah.