Pertama, pemeriksaan pra-operasi yang diperlukan dilakukan, termasuk tes darah, EKG, rontgen dada, USG jantung, USG karotis dan angiografi koroner, serta tes khusus lainnya jika diperlukan. Kedua, antikoagulan oral, seperti Bolivar, harus dihentikan sebelum operasi dan ditunggu selama jangka waktu tertentu. Tunggu sampai obat ini dimetabolisme di dalam tubuh agar tidak meningkatkan risiko perdarahan, kecuali dalam kasus operasi darurat. Penting juga untuk mengurangi aktivitas, beristirahat di tempat tidur, menghindari ketegangan mental dan stres emosional, dll. Jangan makan berlebihan dan memaksakan buang air besar, jaga agar perut tetap terbuka, dan jika perlu, obat-obatan dapat membantu buang air besar. Untuk mencegah komplikasi pernapasan pasca-operasi, penting juga untuk berhenti merokok, melatih pernapasan dalam dan gerakan batuk, serta menghindari masuk angin. Tidur nyenyak dan minum obat tidur jika perlu. Sangat penting bagi Anda untuk memberi tahu dokter yang menangani Anda jika Anda pernah menjalani operasi lain atau mengonsumsi obat lain sebelumnya, dan jika Anda memiliki penyakit lain seperti glaukoma, tukak lambung, wasir parah, emboli otak, dan lain-lain!