Tumor ganas tulang dan jaringan lunak adalah penyakit yang sangat membahayakan kesehatan dan kehidupan manusia. Li Haomiao, Direktur Departemen Onkologi Tulang Rumah Sakit Afiliasi Ketiga Southern Medical University, dokter sukarelawan Guangdong Medical Peptide, menjelaskan strategi pengobatan komprehensif tumor ganas tulang dan jaringan lunak. I. Apa itu tumor tulang dan jaringan lunak? Tumor tulang dan jaringan lunak adalah tumor yang terjadi pada atau berasal dari berbagai komponen jaringan tulang, serta struktur lain dari sistem gerak, seperti otot, jaringan ikat, tendon, ligamen, dan jaringan lainnya, termasuk tumor primer, sekunder, atau metastasis. Usia timbulnya tumor tulang primer umumnya lebih rendah, lebih sering terjadi pada remaja dengan pertumbuhan tulang yang kuat, dan lebih tinggi pada pria daripada wanita. Tumor tulang sekunder lebih sering terjadi pada orang tua. Apa saja tumor ganas yang umum terjadi pada tulang dan jaringan lunak? Tumor tulang dan jaringan lunak adalah penyakit yang sangat membahayakan kesehatan dan kehidupan manusia. Ada banyak jenis tumor tulang, tumor tulang dan jaringan lunak yang umum termasuk osteosarkoma, sarkoma Ewing, kondrosarkoma, histiositoma berserat ganas, kordoma, dll. Tumor ganas jaringan lunak yang umum adalah sarkoma sinovial, fibrosarkoma, liposarkoma, rhabdomiosarkoma, dll. Kanker metastasis tulang sebagian besar terjadi pada orang berusia paruh baya dan lanjut usia, dan tumor primer yang umum terjadi adalah kanker paru-paru, payudara, ginjal, prostat, dan tiroid. Prognosis keseluruhan tumor ganas tulang buruk, dan periode kelangsungan hidup alami tanpa pengobatan setelah diagnosis adalah beberapa bulan hingga satu tahun. Oleh karena itu, kita harus waspada terhadap terjadinya tumor ganas tulang. Bagaimana cara mengobati tumor tulang dan jaringan lunak? Karena sumber tumor ganas tulang dan jaringan lunak sangat kompleks, ada banyak klasifikasi, dan metode pengobatan serta efek pengobatan sangat bervariasi. Tumor ganas tulang dan jaringan lunak adalah penyakit sistemik, pengendalian lokal dan pengendalian sistemik sangat penting, oleh karena itu, strategi pengobatan yang komprehensif harus diterapkan untuk tumor ganas tulang dan jaringan lunak. Keuntungan dari pembedahan, kemoterapi dan radioterapi dapat ditumpangkan sampai batas tertentu, dan kerugiannya dapat saling menutupi sampai batas tertentu. IV. Pengobatan tumor ganas pada tulang dan jaringan lunak. (I) Keuntungan dan kerugian pembedahan: 1. Keuntungan: (1) Dapat melakukan reseksi lengkap (reseksi R0) pada fokus utama (bahkan fokus metastasis) untuk mencapai tujuan pemberantasan penyakit. (2) Dapat menyelamatkan fungsi saraf dan anggota tubuh melalui dekompresi dan rekonstruksi. Kekurangan: (1) Terutama digunakan untuk kontrol lokal, tidak dapat mencapai kontrol sistemik. (2) Sulit untuk memastikan bahwa ruang lingkup reseksi (atau batas pembedahan) memadai. (3) Risiko lebih tinggi saat berurusan dengan saraf dan pembuluh darah. (Keuntungan dan kerugian kemoterapi: 1. Keuntungan: (1) Ini adalah satu-satunya metode yang dapat membunuh fokus primer dan metastasis secara ekstensif, dan dapat mencapai kontrol sistemik. (2) Dapat mengurangi cakupan lesi dan memperjelas batasnya, sehingga menciptakan kondisi yang ideal untuk reseksi bedah. Kekurangan: (1) Memiliki tingkat efek samping toksik yang berbeda pada organ normal (seperti penekanan sumsum tulang, kerusakan hati dan ginjal). (2) Beberapa tumor memiliki respons yang buruk terhadap kemoterapi (misalnya kondrosarkoma). (Keuntungan dan kerugian radioterapi: 1. Keuntungan: (1) Menghindari trauma pembedahan dan efek samping toksik kemoterapi. (2) Dapat membunuh lesi target dengan tepat. Kekurangan: (1) Tidak dapat membunuh tumor dalam rentang yang luas atau mencapai kontrol sistemik. (2) Beberapa tumor tidak sensitif terhadap radioterapi. (3) Juga dapat menyebabkan kerusakan pada organ normal (misalnya nekrosis kulit, nekrosis tulang).