Tumor tiroid terutama mencakup tumor tiroid jinak dan tumor ganas, di mana adenoma tiroid adalah tumor tiroid jinak yang paling umum, sedangkan kanker tiroid adalah tumor ganas yang paling umum di antara sistem endokrin dan tumor kepala dan leher. Proses terjadinya dan perkembangan tumor tiroid masih belum sepenuhnya dipahami dan mungkin terkait dengan faktor-faktor berikut: 1. Onkogen. Terjadinya dan pertumbuhan kelenjar tiroid adalah serangkaian proses biologis yang kompleks, dipengaruhi oleh onkogen yang berbeda dan berbagai faktor pertumbuhan. Penelitian telah menunjukkan bahwa bentuk mutasi onkogen seperti H-ras telah ditemukan pada berbagai tumor tiroid. 2. Radiasi pengion. Radiasi pengion telah terbukti menjadi faktor patogenik penting untuk tumor tiroid, terutama pada anak-anak. Menurut penelitian yang relevan, radiasi dapat meningkatkan risiko kanker tiroid pada remaja dan anak-anak. 3. Asupan yodium yang tidak normal. Hubungan antara kekurangan yodium dan kanker tiroid telah diakui. Misalnya, di daerah yang kekurangan yodium, kejadian tumor tiroid folikel meningkat, sementara di daerah dengan asupan yodium yang berlebihan, kanker tiroid papiler lebih mungkin terjadi. 4. Faktor genetik. Terjadinya tumor tiroid mungkin terkait dengan faktor genetik, yang lebih menonjol pada pasien dengan tumor ganas meduler tiroid. 5. Beberapa penyakit proliferatif tiroid lainnya. Misalnya, gondok adenomatosa dan gondok hiperfungsi dapat dikombinasikan dengan kanker tiroid masing-masing sekitar 5% dan 2% kasus. Seperti disebutkan di atas, terjadinya tumor tiroid terkait dengan sejumlah faktor. Penting juga untuk menghindari radiasi pengion dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada remaja dan anak-anak.