Xerosis konjungtiva (kekeringan konjungtiva) adalah fenomena kekeringan konjungtiva yang terjadi terutama akibat lesi pada jaringan konjungtiva itu sendiri, dan memiliki berbagai penyebab. Pada kondisi normal, cairan air mata yang disekresikan oleh kelenjar air mata dan sel cawan konjungtiva menjaga konjungtiva tetap lembap, tetapi begitu fungsi pelembap di atas terganggu, maka terjadilah xerosis konjungtiva. Kekeringan konjungtiva dapat dibagi menjadi kekeringan konjungtiva epitel dan kekeringan konjungtiva substansial. Tetes minyak ikan kod, larutan antibiotik, dan salep mata digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi sekunder, ulkus kornea, dan pelunakan kornea. Pasien dengan kekeringan konjungtiva yang dekat dengan sisi kornea dan sisi luar konjungtiva karena kekeringan dan kerutan, akumulasi epitel keratin, pembentukan berbagai ukuran dan bentuk bintik-bintik putih seperti busa. Harus pergi ke pemeriksaan oftalmologi rumah sakit secara teratur tepat waktu, dalam diagnosis pribadi dokter yang berpengalaman untuk menentukan tindakan pengobatan khusus, serta darah rutin, pemeriksaan kornea tes tekanan intraokular, pemeriksaan konjungtiva, dan sebagainya, dan pengobatan yang ditargetkan. 1 . Pemeriksaan darah rutin Pemeriksaan darah rutin adalah pemeriksaan darah yang paling umum dan mendasar. Darah terdiri dari dua bagian utama, yaitu cairan dan sel berwujud, dan tes darah rutin adalah bagian seluler dari darah. Darah memiliki tiga jenis sel dengan fungsi yang berbeda, yaitu sel darah merah (biasa disebut eritrosit), sel darah putih (biasa disebut leukosit), dan trombosit. Penyakit ditentukan dengan mengamati perubahan jumlah dan distribusi morfologi. Ini adalah salah satu pemeriksaan tambahan yang umum dilakukan oleh dokter untuk mendiagnosis kondisi. 2 . Pemeriksaan Kornea Uji Tekanan Okular Metode uji tekanan intraokular mengacu pada deteksi tekanan intraokular melalui peralatan medis dan metode medis, di mana uji tekanan intraokular dapat mengontrol kondisi pasien seperti glaukoma, dan secara efektif dapat mencegah penyakit mata yang mungkin terjadi pada pasien diabetes dan tekanan darah tinggi. 3 . Pemeriksaan konjungtiva Konjungtiva adalah lapisan permukaan bagian putih mata, ketika selaput yang menutupi bagian dalam kelopak mata dan bagian putih mata meradang, itu disebut konjungtivitis. Konjungtivitis terutama ditularkan melalui kontak, melalui tangan, saputangan, mainan, air dan berbagai peralatan sebagai media, kekuatan penularannya sangat kuat, seringkali satu orang tertular ke seluruh keluarga, cara pengekspresiannya juga berbeda-beda dari orang ke orang, semakin muda usianya, semakin serius gejalanya, mudah digabungkan dengan kelenjar getah bening, demam dan gejala sistemik lainnya.