Pilek adalah penyakit yang umum terjadi pada masyarakat modern dan penderita pilek sering mengalami sakit telinga dalam berbagai tingkatan. Penyebab pilek biasanya adalah infeksi saluran pernapasan bagian atas, dan sakit telinga saat pilek sebagian besar merupakan komplikasi dari infeksi saluran pernapasan bagian atas. Untuk mengobati pilek dan sakit telinga, pertama-tama Anda harus mencari tahu penyebab sakit telinga dan menggunakan obat dengan cara yang tepat, karena obat ini tidak boleh digunakan secara sembarangan agar tidak memperparah kondisi. Sebagian besar sakit telinga disebabkan oleh penyakit telinga yang mendasari, yaitu pasien memiliki riwayat penyakit telinga dan oleh karena itu sakit telinga akan semakin parah saat pasien mengalami pilek. Penyebab lain dari sakit telinga adalah nyeri keterlibatan, yang biasanya disebut sebagai “sakit telinga terbakar.” Rongga hidung, tuba eustachius, dan saluran telinga saling berhubungan di dalam tubuh manusia, sehingga ketika saluran pernapasan bagian atas terinfeksi, hal ini juga dapat menyebabkan sakit telinga dengan cara yang berbeda. Dalam kasus ini, pasien dapat memilih untuk menggunakan obat antiinflamasi oral seperti sefalosporin dan obat analgesik yang sesuai. Sakit telinga akibat pilek harus segera ditangani oleh dokter. Dalam kehidupan sehari-hari, Anda harus minum lebih banyak air, makan lebih banyak buah dan sayuran, kurangi makan makanan pedas, dan berhati-hatilah agar air kotor tidak masuk ke dalam rongga telinga saat mandi.