Apakah mudah terkena leukemia bila Anda tinggal di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir?

Tenaga nuklir, sebagai sumber energi bersih yang baru, semakin mendapat perhatian di bawah tekanan ganda, yaitu kekurangan energi dan polusi lingkungan. Dibandingkan dengan sumber energi baru seperti angin, air dan matahari, pembangkit listrik tenaga nuklir menempati area yang jauh lebih kecil per unit daya yang dihasilkan, merupakan sumber energi yang lebih bersih dan lebih efisien, dan memiliki tingkat pengendalian zat berbahaya yang lebih tinggi.

Namun demikian, keamanan PLTN selalu menjadi perhatian utama, tetapi penelitian saat ini belum menemukan bahwa tinggal di dekat PLTN meningkatkan risiko terkena leukemia.

Pada tahun 1990-an, Tiongkok melakukan survei kesehatan penduduk di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Qinshan, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Daya Bay, dan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Tianwan, dan menyelidiki populasi jangka panjang yang tinggal di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir sejauh puluhan kilometer.
Komite Aspek Medis Radiasi di Lingkungan (COMARE) juga tidak menemukan peningkatan risiko leukemia pada anak-anak di bawah usia 5 tahun yang tinggal di dekat 13 stasiun tenaga nuklir.